Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Melalui Penerapan Media Audio Visual Pada Kelas X SMA Negeri 1 Kalabahi
Keywords:
Media, Audi Visual, Hasil BelajarAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil pembelajaran siswa tentang akulturasi dan perkembangan budaya Islam dengan menerapkan model pembelajaran media Audio visual bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kalabahi dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media Audio visual dapat meningkatkan hasil belajar sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kalabahi. Peningkatan yang dapat dilihat dari presentase keberhasilan belajar yaitu dari 36 peserta didik yang mencapai KKM berjumlah 20 orang dengan presentase (55,55%) pada siklus I, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 34 orang atau (94,44), sedangkan siswa yang nilainya dibawah KKM berjumlah 16 orang atau (44,44%) pada siklus I, kemudian pada siklus II menjadi 2 orang peserta didik yang tidak memenuhi KKM dengan presentase (5,55%) dan rata-rata nilai pada siklus I (70,97%) meningkat menjadi (81,89%) pada siklus II. Kemudian observasi aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan dari rata-rata kelas 6,96% pada siklus I, meningkat dengan angka 10,53% pada siklus II. Pengamatan terhadap kegiatan kinerja guru juga mengalami peningkatan dari siklus I 62,22% menjadi 77,77% pada siklus II. Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan media Audio visual dapat meningkatkan hasil belajar pelajaran sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kalabahi.
References
Anas Sudijono. (2013). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
AECT, (1977). The Definition of Educational Technology, Washington: Associaton for Education Communication and Technology.
Arysad., A. (2014). Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.
Arief Sadiman. (2002) Media Pembelajaran dan Proses Belajar Mengajar, Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatannya, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Chalijah Hasan. (1994). Dimensi-dimensi Fisikologi Pendidikan. Surabaya: al-Ihklas.
Joyce Bruce. Et al (2000). Model Of Theacing. 6 th Ed. Allyn & Bacon: London Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Mahmud. (2011) Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Moh, Surya. (1981). Psikologi Pembelajaran Dan Pengajaran. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Morgan. (1996). Metodologi Penelitian Pendidikan. Semarang: Rineka Cipta.
Slamet. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Rineka: Cipta, Surabaya.
Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Pendekatan Kuatitatif dan R &D. Bandung: Alfabeta.
Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Suharsimi Arikunto. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Syaiful Bhari Djahmrah dan Azwan Zain. (2007). Strategi Belajar Mengajar.
Yudhi Munadi. (2010). Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada.
Wina Sanyaja. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana. 106.
Wina Sanjaya. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Pendidikaan Jakarta: Kencana. 172.
Wingkel. W. S. (2009). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi





