Upacara Adat Bei Gege Asu Pada Masyarakat Desa Dirun Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu

Authors

  • Malkisedek Taneo Universitas Nusa Cendana
  • Flafius Selfianus Rato Universitas Nusa Cendana
  • Dalmasius Deri Bau Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Upacara Adat, Makna, Simbol, Nilai

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menjawab tiga permasalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif Kualitatif dimana peneliti menggunakan pendekatan Etnografi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumen, wawancara, dan observasi. Adapun teknik Analisis data yang digunakan yakni seleksi Data, Reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan atau verifikasi data. Dari hasil penelitian ini ketahui bahwa Upacara Adat Bei Gege Asu merupakan suatu Upacara yang menjadi tradisi masyarakat Desa Dirun. Dengan tujuan untuk membangun Rumah Adat. Proses pelaksanaan Upacara Adat Bei Gege Asu terdiri dari dua tahap yakni (1). Tahap persiapan yaitu penentuan waku pelakasanaan Upacara adat oleh Tua-tua adat, serta Para Ketua suku. (2) dalam tahap pelaksanaan terdapat empat Ritual Adat yakni Ritual nokarui, ritual Bei Gege Asu, ritual kaba hosok, dan ritual tarian. Upacara bertujuan untuk meminta restu serta petunjuk dari leluhur untuk membangun Rumah Adat. Dalam upacara Adat Bei Gege Asu ini juga terdapat simbol-simbol dan tiap simbol tersebut mempunyai makna tersendiri dari proses pelaksanaanaanya. Simbol-simbol tersebut antara lain; 1) simbol uang, bermakna sebagai pemberian atau persembahan kepada leluhur. 2)  simbol sirih pinang, bermakna sebagai betuk persatuan dan penyambutan para leluhur. 3)  kain Adat, dimaknakan sebagai identitas dan jati diri. 4) simbol beras, dimaknakan pemanggilan Leluhur. 5) simbol darah Babi, bermakna sebagai persatuan dan persaudaraan dalam sebuah suku. 6) simbol tanasak, sebagai benda pengisi persembahan sesajen. 7) simbol Sopi dimaknai sebagai suatu tanda keekraban dan perdamaian. Dalam Upacara Adat Bei Gege Asu terdapat nilai-nilai yang menjadi ajaran maupun pengetahuan yang perlu diterapkan. Nilai-nilai tersebut antara lain nilai religius, nilai moral, nilai gotong royong, serta nilai pendidikan.

References

Adisusilo, Sutarjo, JR. 2012. Pembelajaran Nilai Karekter. Jakarta.

Ahimsa, Heddy. 1999. L’evis-Starus, Antropologi Struktural. Jakarta: LKI

Anonimous Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008). Jakarta

Aminuddin. 1998. Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung.

Bloom Field, (Abdul wahab). 1995. Teori semantik. Surabaya

Bustan, M.N. 2006.Pengantar Epidemiologi. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta

Dannerius Sinaga. 1988. Sosiologi Dan Antropologi. Klaten.

Dhavamony, Mariasusai. 1995. Fenomenologi Agama. Yogyakarta. Kanisius.

Djajasudarma, Fatimah 1995. Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan kajian. Bandung

Hia, Simesono. 2004. Jurnal Ilmu-ilmu Budaya.Pusat Studi Peran dan Ilmu Budaya Yayasan Bumi Akasara

Hornby, Sudaryat. 2009. Makna dalam wacana (prinsip-prinsip semantic dan pragmatik). Bandung

James P. Spradley. 2007. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana. Edisi II

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik: Jakarta.

Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta.

------------------. 2015. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta. Rineka Cipta

Linton. 1984. Antropologi suatu penyelidikan tentang manusia. Bandung

Mansoer Pateda. 2001. Semantik Leksikal. jakarta

Margono.2005. Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

-----------.1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta

Moleong, L.J. 2004.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosadakarya

Nazir, M. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Gahlia Indonesia

Raho, Bernard. 2004. Sosiologi. Ledalero: Penerbit Ledalero

Shadily, Hasan, (1984), Sosiologi untuk Masyarakat Indonesia, Rineka Cipta: Jakarta

Silalahi.2009. Metode Penelitian Sosial.Bandung. Rafika Aditama

Soekanto, Soerjono. 2017. Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta: Rajawali Press

Soekmono, R. 1973. Pengantar Kebudayaan Indonesia 1. Jakarta: Kanisius

Sugiyono. 2008. Memahami Pendidikan Kualitatif. Bandung. Rafika Aditama

-----------.2005. Analisis Data Kualitatif. Bandung

Suharto, Edi. 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesehjahteraan Sosial Dan Pekerjaan Sosial. Bandung. Refika Aditama

Suyanto. 2008. Metode Penelitian Sosial:Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta. kencana

Ullman, Abdul Chaer. 2001. Pengantar Semantik. Yogyakarta

Wiranata, I Gede A.B. 2002.Antropologi Budaya. Bandung. Citra Aditya Bakti

Zoh, A.Z, dkk. 19881. Upacara Tradisional Di Nusa Tenggara Timur. Jakarta: Proyek Penelitian dan Pencobaan Kebudayaan Daerah

Downloads

Published

2023-06-29

How to Cite

Taneo, M. ., Rato, F. S. ., & Bau, D. D. . (2023). Upacara Adat Bei Gege Asu Pada Masyarakat Desa Dirun Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu. Jurnal Sejarah, 20(1), 77–88. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s1906

Issue

Section

Articles