UPACARA ROKO MOLAS POCO DALAM MASYARAKAT SUKU BANGSA MANGGARAI DI DESA COMPANG LAHO KECAMATAN POCO RANAKA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

Authors

  • Nua Sinu Gabriel Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Undana
  • Fransina A. Ndoen Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Undana
  • Archileus K. Prisarto Alumni Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Undana

Keywords:

Proses, Nilai, Roko Molas Poco

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upacara roko molas poco dalam Masyarakat Suku Bangsa Manggarai di Desa Compang Laho Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan upacara roko molas poco,  nilai-nilai yang terkandung dalam upacara roko molas poco. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini adalah ternyata siri bongkok (tiang agung) dalam mbaru gendang (rumah adat) tidak langsung dipasang begitu saja, tetapi melalui sebuah upacara adat roko (perarakan) yaitu roko molas poco (perarakan, pengambilan gadis dari gunung) yang sangat sakral. Upacara roko molas poco (perarakan tiang agung) di mulai dari proses pemotongan kayu, dilanjutkan pelaksanaan upacara roko (perarakan), dilanjutkan dengan ritual gerep ruha (menginjak telur) dan ritual pentar pitak (membersihkan lumpur). Dari upacara adat tersebut terdapat nilai-nilai moral yaitu persatuan, musyawarah dan mufakat, religius dan ketuhanan, gotong royong dan seni dan estetika.

Kata kunci: Proses, Nilai, Roko Molas Poco

References

Anonimous. 1981. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah NTT. Jakarta: Proyek Inventaris dan Dokumen Kebudayaan.

Budhisantoso, S. 1984. Analisis kebudayaan no II. Jakarta: Depdikbud.

Dagur, Antony Bagul. 2008. Budaya Daerah dalam Konteks Komunikasi. Ende: Nusa Indah.

Depdikbud. 1983. Adat dan upacara perkawinan Daerah Nusa Tenggara Timur. Jakarta:Proyek Inventaris dan Dokumen Kebudayaan.

Dhavamony, Mariasuasi. 1995. Fenomenologi agama. Yogyakarta: Kanisius.

Harsojo. 1999. Pengantar Antropologi.Bandung: Putra A Badin.

Iskandar, M. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan dan sosial (Kualitatif dan Kuantitatif)Jakarta: Gang Perss (GP Perss).

Jatman, Darmanto.1993. Sekitar Masalah Kebudayaan. Bandung: Paradigma.

Kaelan, H. 2012. Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner. Yogyakarta: Paradigma.

Koentjaraningrat. 2008.Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Jabatan.

_________2002. Pengantar Ilmu Antropologi. Yogyakarta: Rhineka Cipta.

Kusumawati, M Lili. 2007. Jejak Megalitik Arsitektur Tradisional Sumba. Yogyakarta: PT. Graha Ilmu.

Masmuh, Abdullah. Faturrohman, Deden. Susilo, Joko. 2003. Agama Tradisional Potret Kearifan Hidup Masyarakat Dan Tengger. Yogyakarta: LkiS.

Margono. 2005. Metode Penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Mbete, Aron Meko. 2006. Khazanah Budaya Lio-ende. Jogjakarta: pustaka Laras Depdiknas Ende.

Maleong, L.J. 2004. Metode penelitian kualitatif. Bandung: Rosada karya.

Ranjabar, Jacobus. 2013. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Bandung: Alfabet.

Said, Abdul Azis. 2004. Simbolisme Unsur Visual rumah Tradisional Toraja. Yogyakarta: Pustaka Indah.

Setiadi, Elly M dan Usman Kolip. 2011. Pengantar Sosiologi. Jakarta : Kencana.

Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.

Sugiyono, Bagong dan Sutinah. 2008. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana.

Tefa, Sa’u, A. 2004. Menghargai Tradisi menghormati karya Manusia. Kupang-Ntt: Cipta Kasih.

Downloads

Published

2019-06-12

How to Cite

Nua Sinu Gabriel, Fransina A. Ndoen, & Archileus K. Prisarto. (2019). UPACARA ROKO MOLAS POCO DALAM MASYARAKAT SUKU BANGSA MANGGARAI DI DESA COMPANG LAHO KECAMATAN POCO RANAKA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR. Jurnal Sejarah, 16(1). Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s425

Issue

Section

Articles