Konsepsi Politik Soekarno Kajian Terhadap Konsep Nasionalisme, Islamisme Dan Marxisme Membangun Persatuan dalam Perbedaan
Keywords:
Nasionalisme, Islamisme, MarxismeAbstract
Soekarno mencoba menyatukan tiga kekuatan besar yang ada di Indonesia pada saat itu dalam satu front nasional, yaitu nasionalis, Islam, dan marxis (kelak akan disempurnakan dalam sebuah strategi persatuan “Nasakomâ€). Gagasan penyatuan kekuatan oleh Soekarno itu pada dasarnya didasarkan pada sebuah fakta sejarah dimana pergerakan nasional saat itu sulit mencapai kristalisasi perjuangan akibat tidak mampu bersinerginya kekuatan-kekuatan nasional yang ada. Sehingga pergerakan nasional menjadi parsial dan cenderung fragmentatif. Untuk itu, Soekarno merasa perlu menyatukannya, dengan harapan gerakan dapat kembali massif melawan imperium kapitalis. Langkah yang dipakai Soekarno dalam upaya menyatukan tiga kekuatan tersebut sangatlah brilian karena ia berhasil membedahnya dalam perspektif masing-masing kekuatan. Sehingga kesamaan-kesamaan prinsip kembali ditemukan dan ditegaskan untuk kemudian disatukan sebagai satu keharusan sejarah (historische notwendigkeit).
References
Abdulgani, Ruslan (1964) Nasionalisme Asia, Jakarta: Jajasan Pantjaka
Alfian (1986) Pemikiran dan perubahan Politik Indonesia, Jakarta: Gramedia
Dahm, Bernard (1987) Sukarno dan Perjuangan Kemerdekaan, Jakarta: LP3ES
Darmaputra, Eka (1987) Pancasila Identitas dan Modernitas Tinjauan Etnis dan Budaya, Jakarta: BPK Gunung Mulia
Diah, BM (1981) Seorang Raksasa Politik, dalam Aristides Katoppo (ed), 80 Tahun Bung Karno, Jakarta: Sinar Harapan
Ingleson, John (1983) Jalan Ke Pengasingan : Pergerakan Nasional Indonesia 1927-1934, Jakarta: LP3ES
Kahin, George Mc Turnam (1995) Nasionalisme dan Revolusi Indonesia, Sebelas Maret University Press & Pustaka Sinar Harapan
Kansil, C.S.T. & Julianto (1983) Sejarah perjuangan Pergerakan Kebangsaan Indonesia, Jakarta: Erlangga
Khuluq, Latiful (1997) Sarikat Islam: Its Riose, Peak and Fall, dalam Al-Jami’ah, Journal of Islamic Studies No. 60, state Islamic Institute IAIN Sunan kalijaga Yogyakarta
Magenda, Burhan D. (1981) Yang Masih Harus Dikembangkan, dalam Aristides Katoppo (ed), 80 Tahun Bung Karno, Jakarta: Sinar Harapan
Noer, delier (1996) Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, Yogyakarta: Gajdah Mada University Press
Simatupang, TB (1981) Pengkajian Secara kritis, Suatu Pengantar, dalam Aristides Katoppo (ed), 80 Tahun Bung Karno, Jakarta: Sinar Harapan
Sukarno (1963) Dibawah bendera Revolusi< Panitia Penerbit Di Bawah Bendera Revolusi
----------------(1964) Lahirnya pancasila Pidato Pertama Tentang Pancasila 1 Juni 1945, t.p





