Tradisi Kumpul Kope Sebagai Bentuk Solidaritas Sosial Pada Masyarakat Cepang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai
Keywords:
Tradisi Kumpul Kope, Solidaritas SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terbentuknya Kumpul Kope, Kumpul Kope dianggap sebagai sebuah bentuk solidaritas sosial, dan dampak keberadaan Kumpul Kope terhadap masyarakat Cepang Desa Paka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai.Teori yang melandasi penelitian ini adalah Teori interaksi sosial, Teori solidaritas sosial dan Teori perubahan sosial. Teori interaksi sosial digunakan untuk membahas latar belakang terbentuknya Kumpul Kope pada masyarakat Cepang Desa Paka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai. Teori solidaritas sosial digunakan untuk membahas Kumpul Kope dianggap sebagai sebuah bentuk solidaritas sosial pada masyarakat Cepang Desa Paka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai. Teori perubahan sosial digunakan untuk membahas dampak keberadaan kumpul kope terhadap masyarakat Cepang Desa Paka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari metode penentuan informan yaitu menggunakan metode purposive sampling dimana yang diteliti adalah anggota perkumpulan Kumpul Kope Kampung Cepang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dukumentasi. Metode pengolahan data dilakukan dengan metode deskriptif dan komparatif. Penelitian ini menyimpulan Kumpul Kope sebuah bentuk solidaritas sosial pada masyarakat Cepang Desa Paka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Asal mula terbentuknya Kumpul Kope berawal dari keinginan beberapa orang tua yang ada di Kampung Cepang, faktor-faktor yang mempengaruhi Kumpul Kope yaitu mahalnya harga belis dalam perkawinan, pihak laki-laki ingin memperoleh status sosial, dan ingin mempererat tali persaudaraan antara sesama anggota. Perkumpulan KumpulKope Kampung Cepang membawa dampak positif yang sangat signifikan dalam kehidupan setiap anggotanya baik kehidupan sosial, ekonomi maupun budaya. Dengan adanya perkumpulan Kumpul Kope tentu mempunyai pengaruh terhadap nilai-nilai budaya Manggarai yang telah lama hidup dan berkembang di tengah masyarakat khususnya di Kampung Cepang.
References
Ahmadi Abu. 2003. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, Suharsini. 2002. Metode Penelitian. Yogyakarta :Bintang Mas
Bungin Burhan.2013.Sosiologi Komunikasi Teori,Paradigma. Dan Diskursus Teknologi Komunikasi Di Masyarakat. Jakarta: Kencana
Dagur Bagul Antony. 2008. Budaya Daerah Dalam KonteksKomunikasi. Ende: Nusa Indah
Durkheim, Emile. The Division of Labor in Society. New York: The Free Press, 1964
Gerungan. 2000. Psikologi Sosial. Bandung: Penerbit Eresco.
Gunawan Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik.Jakarta: Bumi Aksara
Hasan Hamid.2011. Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara
Janggur, Petrus. 2010. Butir-butir Adat Manggarai. Ruteng: Yayasan Sri Bongkok
Koentjaraningrat.2009.Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta
Koentjaraningrat, 2005. Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung : Pustaka Wacana.
Maryaeni. 2012. Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta: Bumi Aksara
Marzuki. 2001. Prosedur Penelitian. Yogyakarta: Bali Pustaka.
Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mardalis. 2009. Metode Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mihardja, Adi Kusnaka.2004. Metode Penelitian Sosial “Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Sosial lainnyaâ€. Bandung : PT Remaja Ros Dakarya
Nggoro M. Adi. 2013. Budaya Manggarai Selayang Pandang. Ende: Nusa Indah
Pata, Vinsen. 1999. Cagar Budaya Manggarai. Ende: Nusa Indah.
Poerwadarminta. 2002. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Sudibyo Lies. 2013. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: ANDI OFFSET
Soekonto, soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta, Raja Grafindo Persada
Turnes S. Bryan.2012.Teori sosial Dari Klasik Sampai Postmoder. Yogyakarta:Pustaka Pelajar
Waligito, Bimo, Psikologi Sosial, edisi revisi, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2003
Wirawan Bagus Ida. 2013.Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma Fakta Sosial,Definisi Sosial,dan Prilaku Sosial. Jakarta: Kencana





