pacara Wu’u Nuran Pada Masyarakat Desa Balawelin Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur

Authors

  • Andreas Ande Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana
  • Joni J. Ninu Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana
  • Marselinus Nilo Baun Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Keywords:

Upacara Adat, Makna, Nilai

Abstract

Upacara Wu’u Nuran merupakan salah satu upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Balawelin di kecamatan solor barat Kabupaten Flores Timur. yang mana upacara adat Wu’u Nuran sangat berkaitan erat dengan bidang pertanian. Ritual adat syukur atas hasil penen baru (Wu’u Nuran) biasanya dilakukan setiap lima tahun sekali pada bulan juli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan upacara Wu’u Nuran, serta nilai dan makna dari keseluruhan ritual adat yang dilakukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskritif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling.Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen.Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upacara Wu’u Nuran  ini terdapat tiga tahapan ritual adat yakni (1) tahap persiapan (2) tahap Menanam (3) perayaan Wu’u Nuran. Upacara adat ini dilakukan dengan tujuan meminta restu kepada wujud tertinggi (Lera wulan tana ekan) dan para leluhur Lewotanah agar selalu menjaga setiap tanaman  sehingga terhindar dari hama atau penyakit serta selalu melindungi segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat(Ribu Ratu). Dalam hasil penelitian ini juga terdapat nilai-nilai serta makna yang menjadi ajaran maupun pengetahuan yang berharga. Nilai-nilai tersebut diantaranya ialah: nilai religius, nilai social kemasyarakatan, nilai pendidikan, dan nilai social budaya serta makna yang terkandung dalam upacara adat ini ialah makna persatuan dan kesatuan serta makna social. Upacara adat Wu’u Nuran tetap dijaga dan dijalankan sampai saat ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur desa balawelin, serta sebagai bentuk pelestarian adat yang harus tetap dijalankan oleh setiap generasi.

Author Biographies

Andreas Ande, Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana

Joni J. Ninu, Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana

Marselinus Nilo Baun, Pendidikan Sejarah, FKIP, Undana

Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana

References

Abdurauf, Tarimana. 1993. Kebudayaan Tolaki. Jakarta: Balai Pustaka.

Ahmadi, Abu. 2003. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta

Bustan, 2006. Pengantar Epidemilogi. Jakarta: Rineka Cipta

Dhavamony, Mariasusai. 1995. Fenomenologi Agama. Yokyakarta: Kanisius

Hia, Simesono. 2004. Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya. Jakarta: Pusat Studi PerandanIlmuBudaya Yayasan Bhumiaksara

Koenjaraningrat. 1980. Serajah Teori Antropolog 1. UI-PRES

---------------------- 1984. Manusia dan kebudayaan di indonesia. Jakarta: Djambatan

---------------------- 1992. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.

---------------------- 2003. Pengantar Antropologi 1. Jakarta: Rineka Cipta

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Margono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta. Yogyakarta: Teras

Moleong. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja

Rosdakarya

M. Iqbal Hasan. 2002. Pokok-pokok materi metodologi penelitian dan

aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia

Noor, Juliansyah. 2011. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana

Nazir, M. 2003. Metode penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia

Phil. Astrid S. Susanto. (1999). Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial.Jakarta: Balai Pustaka

Sugiyono. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta

-------------- 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suwandi, Notosudirjo 1990. Kosakata Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Soekanto, Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Seokmono, R. 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia I. Jakarta: Kanisius

Taopan, M . 1993. Pengkajian dan Pengembangan Butir-Butir Pancasila Menurut Ketetapan MPR NO. II//MPR/1997. Bandung:Citra Aditya Bhakti

Zoh, A.Z,dkk. 1981. Upacara Tradisional di Nusa Tenggar Timur. Jakarta: Proyek Penelitian Dan Pencobaan Kebudayaan Daerah, kupang

Downloads

Published

2021-11-10

How to Cite

Ande, A. ., Ninu, J. J., & Baun, M. N. (2021). pacara Wu’u Nuran Pada Masyarakat Desa Balawelin Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur. Jurnal Sejarah, 18(2), 16–29. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/js/article/view/s839

Issue

Section

Articles