Urgensi Nilai Karakter Ben Mboi Dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik Melalaui Pembelajaran Sejarah
Keywords:
Ben Mboi, Pembelajaran Sejarah, KarakterAbstract
Pendidikan karakter lebih tinggi nilainya daripada yang terjadi selama ini, karena saat ini pendidikan lebih mementingkan kecerdasan intelektual. Sedangkan Pendidikan yang berbasis karakter lebih mengarah pada penanaman kebiasaan (habituation) tentang hal-hal yang baik, sehingga seorang anak menjadi tahu mana yang baik dan mana yang salah (domain kognitif), mampu merasakan nilai yang baik (domain afektif) dan mau melakukannya (domain psikomotor).Pendidikan yang sangat dibutuhkan dewasa ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan nilai karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi peserta didik (kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual).
Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membina karakter anak bangsa yang akhir-akhir ini mengalami degradasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran sejarah yang mengintegrasikan nilai kepemimpinan Ben Mboi telah dilaksanakan dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan karakter yang dibentuk.
References
Kusuma Dharma, dkk, Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah, Bandung: PT. Rosdakarya, 2011
Lickona,Thomas.2012.Pendidikan Karakter. Bantul: Kreasi Wacana.
Maksudin. 2013. Pendidikan Karakter Non-Dikotomik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Mboi, Ben.2011. Memoar seorang Dokter, Prajurit,Pamong Praja. Jakarta: KPG
Muslich, Masnur. 2013. Pendididkan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Narwati Sri, 2011. Pendidikan Karakter, Yogyakarta: Familia,
Patton, M. Q. (2009). Metode Evaluasi Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Sutopo, H.B. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian (Edisi ke-2). Surakarta: UNS Press





