Pengaruh Substitusi Jagung Giling dan Dedak Padi dengan Tepung Sabut Kelapa Muda Hasil Fermentasi Khamir (Saccromyces Cerevisiae) terhadap Fermentasi Rumen In Vitro
The Effect of Substituion of Milled Corn and Rice Bran with Young Coconut Flour Fermented by Yeast (Saccromyces cerevisiae) on Rumen Fermentation in Vitro.
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i1.10Keywords:
Fermentation, Saccharomyces cerevisiae, oung Coconut Coir, VFA, NH3Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi jagung giling dan dedak padi dengan tepung sabut kelapa muda hasil fermentasi khamir Saccharomyce cerevisiae dalam pakan konsentrat terhadap konsentrasi pH rumen, VFAdanNH3 secara in vitro.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan.Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah P0; pakan konsentrat tanpa tepung sabut kelapa muda fermentasi (kontrol), P1=substitusi jagung giling dan dedak padi dengan 10% tepung sabut kelapa muda fermentasi Saccharomyces cerevisiae dalam pakan konsentrat; P2=substitusi jagung giling dan dedak padi dengan 20% tepung sabut kelapa muda fermentasi Saccharomyces cerevisiae dalam pakan konsentrat; P3=substitusi jagung giling dan dedak padi dengan 30% tepung sabut kelapa muda fermentasi Saccharomyces cerevisiae dalam pakan konsentrat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Of Variance(ANOVA). Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil rataan pH P0= 6,73±0,03 P1= 6,67±0,06 P2= 6,53±0,03 P3= 6,80,±0,06 rataan konsentrasi VFA (mM) P0= 95,01±7,13 P1= 95,50±2,00 P2= 97,30±6,87 P3= 97,88±6,99 rataan konsentrasi NH3(mM) P0= 8,52±0,03 P1=8,11±0,06 P2= 8,55±0,03 P3= 8,50±0,06 Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidaknyata (P>0.05) terhadap konsentrasi pH rumen VFA,dan NH3 secara in vitro. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung sabut kelapa muda terfermentasi dalam pakan konsentrat tidak memberikan pengaruh nyata terhadap konsentrsipH rumen VFA, dan NH3
Kata kunci : Fermentasi, Saccharomyces cerevisiae, Sabut Kelapa Muda, VFA, NH3 pH
Â
The purpose of this study was to determine the effect of substitution of milled corn and rice bran with coconut husk flour fermented yeast Saccharomyce cerevisiae in concentrate feed on the rumen pH, concentrations of VFA and NH3in vitro. The method used in this study was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatments in this study were P0; concentrate feed without fermented young coconut husk flour (control), P1 = substitution of milled corn and rice bran with 10% coconut husk fermented Saccharomyces cerevisiae flour in concentrate feed; P2 = substitution of milled corn and rice bran with 20% coconut husk flour fermented Saccharomyces cerevisiae in concentrate feed; P3 = substitution of milled corn and rice bran with 30% coconut husk flour fermented Saccharomyces cerevisiae in concentrate feed. The data obtained were analyzed using Analysis Of Variance (ANOVA). From the research conducted, it was obtained that the average pH value was P0 = 6.73 ± 0.03 P1 = 6.67 ± 0.06 P2 = 6.53 ± 0.03 P3 = 6.80, ± 0.06 mean VFA concentration (mM). ) P0 = 95.01 ± 7.13 P1 = 95.50 ± 2.00 P2 = 97.30 ± 6.87 P3 = 97.88 ± 6.99 mean NH3 concentration (mM) P0 = 8.52 ± 0, 03 P1 = 8.11 ± 0.06 P2 = 8.55 ± 0.03 P3 = 8.50 ± 0.06 The results of statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P> 0.05) on the rumen pH concentration of VFA, and NH3in vitro. From this research it can be concluded that the use of fermented young coconut coir flour in concentrate feed did not have a significant effect on the rumen pH concentrations of VFA and NH3.
Keywords: Fermentation, Saccharomyces cerevisiae, Young Coconut Coir, VFA NH3, pH
References
Agus A. 2008. Panduan Bahan Pakan Ternak Ruminansia. Bagian Nutrisi dan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan UGM. Yogyakarta
Badarina, L. Evvyernie., T. Toharmat dan E. N. Herliyana. 2014 Fermentabilitas Rumen dan Kecernaan in vitro Ransum yang Disuplementasi Kulit Buah Kopi Produk Fermentasi Jamur pleurotus osteatus. J.Sains Peternakan Indonesia. 9(2): 102-109.
Czerkawski JW. 1986. An Introduction to Rumen Studies. 1st Ed. Pergamon Press, New York.
Esthiaghi, M. Yoswathana. N. Kuldiloke, J. Ebadi. A. G. 2012. Preliminari Study For Bioconversion of Water Hycinth (Eichormoni Crasspes) to Bioethanol. African Jornal of Biotechnology. 11:4921-4928.
Firsoni, J. Sulistytjo., A.S. Tjakradidjaja dan Suharyono. 2008. Uji fermentasi in vitro Terhadap Pengaruh Suplementasi Pakan dalam Pakan Komplit. Proseding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor 11-12 November 2008. Badan Penelitian Peternakan dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, Bogor. Hal 233-240.
General Laboratory Procedure. 1966. Report of Dairy Science dairy cows. A Review.J.Dairy Science 71:32-46.
Haba. O. 2008. Pengaruh Pemberian Pakan Suplemen Berbasis Tepung Daun Lamtoro dan Tepung Daung Gamal Terhadap Ukuran Linear Tubuh Sapi Bali Jantan.Skripsi. Fapet Undana Kupang.
Harahap, N. Edhy M., Nevy D. H. 2017. Uji Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Kadar NH3 dan VFA Pada Pelepah Daun Sawit Terolah Pada Sapi Secara In Vitro. Jurnal Peternakan. 1(1):13-21
Hartadi, H. ReksodiprodjoS, dan TillmanAD.1991.Tabel Komposisi Bahan Makanan Ternak. Gadjah Mada University Press, Yokyakarta.
Hidayat, U. Tanuwiria., B. Ayuningsih dan Mansyur. 2005 Fermentabilitas dan Kecernaan Ransum Lengkap Sapi Perah Berbasis Jerami Padi dan Pucuk Tebu Teramoniasi ( In vitro). J. Ilmu Ternak 5 (2): 64-69.
Hindratiningrum, N. Bata M. dan Santoso, S.A. (2011). Produk Fermentasi Rumen dan Produksi Protein Mikroba Sapi Lokal yang diberi Pakan Jerami Amoniasi Energi. Agripet, 11 (2), 29-34.
Hoar, M.V. 2019.Pengaruh Substitusi Jagung Giling Dengan Tepung Tongkol Jagung Hasil Fermentasi Khamir Saccharomyces Cerevisiae Dalam Pakan Konsentrat Terhadap Kandungan dan Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik SecaraIn Vitro. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Hossain, A. M. Islam, A; jolly, Y. N; Kabir, M. J.A. 2006 New Flavonol Glycosida from the Seeds of Zea Mays L. Indian J. Chem. 45:1319 1321.
Imanda, S. Effendi., Sihono dan I. Sugoro. 2016. Evaluasi In vitro Silase Sinambung Sorgum Varietas Samurai 2 yang Mengandung Probiotik BIOS K2 dalam Cairan Rumen Kerbau. J. Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi 12 (1): 1-12.
Komar, A.1984. Teknologi Penggolahan Jerami Sebagai Makanan Ternak. Yayasan Dian Grahita Indonesia. Bandung.
Laboratorium Nutrisi Ternak IPB. 2019. Hasil Analisa Nutrisi Ruminansia. Fakultas Peternakan Universitas IPB Bogor.
McDonald, P. Edwards, R.A. and J.F.D. Greenhalgh. 2002. Animal Nutrition, 4th Ed. Longman London and New York.
Mourino, F.Akkarawongsa R. WeimerP. J. 2001. Initial pH as a determinant of sellulosa digestion rate by mixed ruminal microorganism in vitro Universitas Islam Syarif Hidayatulla. Jakarta.
Milawarni. 2013. Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa dan Polipropilen Bekas untuk Bahan Pembuatan Genteng Komposit Polimer. Prosiding SNYuBe. Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Puastuti, W. D. Yulistiani., I.W. Mathius., F. Giyai dan E. Dihansih. 2010. Ransum Berbasis Kulit Buah Kakao yang Disuplementasi Zn Organik: Respon Spertumbuhan pada Domba. JITV. 15 (4): 269-277.
Rachman, A. 1989. Pengantar Teknologi Fermentasi Makanan Ternak. Bogor . IPB.
Rahayu, I. Subrata A, dan Achmadi J. 2018.Fermentabilitas ruminal in vitro pada pakan berbasis jerami padi amoniasi dengan suplementasi tepung bonggol pisang dan molasses. J. Pet. Indo. 20(3): 166–174.
Reed, G., and Nagodawithana, T.W., 1991, Yeast Technology, Second edition, Van Nostrand Reinhold, New York.
Sandi, S.Lanconib, A Sudarman, K.G. Wiryawan dan D Mangundjaja. (2010). Kualitas Nutrisi Silase Berbahan Baku Singkong yang Diberi Enzim Cairan Rumen Sapi dan Leuconostoc mesenteroides. Media Peternakan. 33 (1): 25-30.
Satter, L. D and L. L. Slyter. 1974. Effect of ammonia concentration on rumen microbial protein production in-vitro. Brit. J. Nutrition 32 : 199 – 200.
Saqifah, N., Purbowati, E., dan Rianto, E. (2010).Pengaruh Ampas Teh dalam Pakan Konsentrat terhadap Konsentrasi VFA dan NH3 Cairan Rumen untuk Mendukung Pertumbuhan Sapi Peranakan Ongole. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2010: 205-210.
Steel, R. G. D. dan J. H Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. Penerjemah: Sumantri, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Suarni dan I.U. Firmansyah. 2005. Pengaruh umur panen terhadap kandungan nutrisi biji jagung beberapa varietas. Hasil penelitian Balitsereal Maros.Belum diduplikasi 14P.
Satter, D. and Slyter LL. 1974.Effect of ammonia concentration on rumen microbial protein production in-vitro. Brit. J. Nutrition 32 : 199 – 200.
Syamsu,j. Ilyas A, dan l, Syamsuddin. 2006. Potensi Limbah Tanaman Sebagai Sumber Pakan Sapi Potong dalam Mendukung Integrasi Ternak Tanaman diKabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. di sampaikan pada Seminar Nasional “Peningkatan Akses Pangan Hewani Melalui Integrasi Pertanian- Peternakan Berkelanjutan Menghadapi Era ECFTA†Dilaksanakan Oleh Fakultas Peternakan Universitas Jambi pada Tanggal 23 Juni 2010 di Jambi.
Thampan, P. K. 1981. Handbook on Coconut Palm. Oxford and IBH Publishing Co.,New Delhi, India.
Tilman, A. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprojo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 2005. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Penerbit: Gadjah Mada University Press, Yokyakarta.
Tilley, J. M. A. and R. A. Terry. 1963. A Two Stage Technique for The in vitro Digestion of Forage Crops. Journal of the British Grassland Society 1(8):104-111 and 18(2):104.
Tyas.2000. Studi Netralisasi Limbah Sabut Kelapa Sebagai Media Tanam.skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.
Warastuti, P. 1999. Pengaruh Tingkat Penambahan Ragi Tape dalam Konsentrat Terhadap Tabiat Makan Kambing Peranakan Etawah (PE) yang diberi Pakan Basal Rumput Lapangan, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar.
Wijayanti, E. Wahyono,F. dan Surono. 2012. Kecernaan nutrien dan fermentabilitas pakan komplit dengan level ampas tebu yang berbeda secara in vitro. J. Anim. Agric. 1 (1) : 167 – 179.
Winugroho, M. B. Bakari, T. Panggabean dan N.G. Yaters. 1999. Pengaruh Panjang Pemotongan dan Perlakuan Kimia Terhadap Jumlah Konsumsi dan Daya Cerna Jerami Padi.Pros. Pertemuan Ilmiah Ruminansia Besar. Puslitbangnak, Bogor. Hlm. 1620.
Yusmadi.Natrowi, dan M. Rida. 2008. Kajian Mutu dan Palatabilitas Silase dan Hay Ransum Komplit Berbasis Sampah Organik Prmer Pada Kambing Pernakan Etawa. Jurnal Agripet. BPTUS Aceh, NAD. Fak.Peternakan , IPB. Bogor. Vol. 8, No 1:31 38.










