Pengaruh Kombinasi Daun Kelor Dan Daun Katuk Dalam Ransum terhadap Ukuran Linear Tubuh Dan Pertumbuhan Relatif Ternak Babi Fase Starter-Grower

The Effect Of Combination Of Moringa Leaves And Katuk Leaves On Diet On Linear Body Length And Relative Growth Of Pigs Starter-Grower Segment

Authors

  • Ida Adrilinda Oko Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • I Made S Aryanta Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Ni Nengah Suryani Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Tagu Dodu Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v4i1.1029

Keywords:

daun kelor, daun katuk, babi, pertumbuhan relatif, ukuran linear tubuh

Abstract

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh kombinasi daun kelor dan daun katuk dalam ransum terhadap ukuran  linier tubuh (panjang badan, lingkar dada,  tinggi badan) dan pertumbuhan relatif  ternak babi fase starter-grower. .Materi yang digunakan  adalah 12 (dua belas) ekor ternak babi peranakan landrace  fase starter-grower dengan variasi berat badan  berkisar antara 5-15,6kg dengan  rataan 8,76 kg (KV = 11,57). Penelitian ini menggunakan rancangan  acak lengkap dengan  4 perlakuan dan 3 ulangan.  perlakuan terdiri dari: R0 (100% ransum basal tanpa tepung daun kelor dan daun katuk), R1 (95% ransum basal + 5% campuran tepung daun kelor dan daun katuk), R2 (90% ransum basal + 10% campuran tepung daun kelor dan daun katuk), R3 (85% ransum basal + 15% campuran tepung daun kelor dan daun katuk). Hasil penelitian menunjukkan  bahwa campuran tepung daun kelor dan daun katuk dalam ransum berpengaruh tidak nyata  terhadap ukuran  linear tubuh: panjang badan, lingkar dada,  tinggi badan dan pertumbuhan relatif  (P>0,05). Disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi tepung daun kelor dan daun katuk 5%, 10% dan 15% di dalam ransum memberikan pengaruh yang sama terhadap pertambahan panjang badan, lingkar dada, tinggi badan dan pertumbuhan relatif ternak babi fase starter- grower.

 

 ABSTRACT

The proporse of This study  was to determine the effect of a mixture of moringa leaves and katuk leaves in the ration on linearbody measurements:  body length, chest circumference,  body height and relative growth of the starter-grower phase of pigs. The material used was 12 (twelve) landrace pigs in the starter-grower phase with  variations in body weight ranging from from 5 - 15,6 kg with   an average of 8,76 kg (CV = 11.57%). This study used a randomized block design with 4  treatments and 3 replications. The feed treatments consisted of: R0 (100% basal ration without  mixture of moringa leaf meal and katuk leaf meal), R1 (95% basal ration + 5% mixture of moringa leaf meal and katuk leaf meal), R2 (90% basal ration + 10% flour  mixture of moringa leaf flour and katuk leaf flour), R3 (85 % basal ration + 15%  mixture of moringa leaf flour and katuk leaf flour). The results showed that the mixture of Moringa leaf flour and katuk leaf meal in the ration had no significant effect on linear body measurements: body length, chest circumference, height and relative  growth It was concluded that the use of a mixture of Moringa leaf meal and katuk leaf meal 5%, 10% and 15% gave the same additional body length, chest circumference, height and relative growth in the starter-grower phase of pigs.

Keywords: Moringa leaves, katuk leaves, pig

Author Biographies

Ida Adrilinda Oko, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

I Made S Aryanta, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Ni Nengah Suryani, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Tagu Dodu, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendan

References

Agustal, A., M. H. dan C. (n.d.). Analisis Kandungan Kimia Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus (L) Merr dengan GCMS. In Warta Tanaman Obat Hidup Tiga.

berharga Biro Informasi NTT. (2017). Nusa Tenggara Timur Dalam Angka. Katalog BPS, 1102001.53.

Cambe. MH, Dodu T, Aryanta IMS, S. N. (2020). Pengaruh penggunaan daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam pemberian makanan cair pada erforman dan pendapatan over feed dari persilangan landrace pada fase starter-grower. Majalah Pertanian Lahan Kering, 2(2), : 790798.

Diana, F. M. (2010). Fitur dan Metabolisme Protein dalam kerangka Manusia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Program observasi pengetahuan teknologi kesehatan masyarakat. perguruan tinggi ilmiah. perguruan tinggi Andalas empat (1).

Iskandar R, E. (2015). Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Diberikan Pakan Buatan Berbasis Kiambang. Ziraa’ah, empat pulu, 18-24.

Khan, S.H., R. S. dan M. A. (2007). Hasil pemberian nutrisi bawang putih terhadap performans dan kesadaran kolesterol serum dan kuning telur pada ayam petelur. Asia J. Poult. Pengetahuan Teknologi., 1:, 22-27.

Misra, S., & Misra, M. ok. (2014). Evaluasi diet beberapa sayuran berdaun yang digunakan oleh masyarakat suku dan pedesaan di selatan Odisha, India. Jurnal Barang Dagangan Alam Dan Sumber Tumbuhan,4, 23–28.

Nasution, R.A.P., U.Atmomarsono, W. S. (2014). Pengaruh Penggunaan Bubuk Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Pakan Terhadap Performa Ayam Broiler (Pengaruh Serbuk Daun Katuk (Sauropus androgynus) Dalam Rencana Penurunan Berat Kinerja Ayam Broiler Secara Keseluruhan. Jurnal Peternakan, tiga (2), : 334-340,.

Nuraini., S. dan S. A. L. (2012). Produk Fermentasi melalui Monascus purpureus dalam rencana penurunan bobot ayam menghasilkan kinerja bertelur dan telur terbaik. Majalah Nutrisi Pakistan., 11, : 507 – 510.

Nursyam A.S. (2018). Daun kelor sebagai pakan ternak. Di: Https://Www.Researchgate.Internet/Book.

Oliver, P., F.S. de los Santos, F. Fernández, I. Ramos, dan B. A. (2015). pengaruh ekstrak cair Moringaoleifera pada keuntungan bobot kerangka dan bobot badan biasa babi yang disapih. Jurnal Internasional Manufaktur Hewan Ternak., 6(5)(:69-73. Doi: 10.5897/IJLP 2014. 0246.).

Oluduro, A. O. (2012). evaluasi rumah antimikroba dan potensi nutrisi Moriga oleifera Lam. Daun di Nigeria Barat Daya. Majalah Mikrobiologi Malaysia,8, 59-67.

Ossebi, W. (2010). Etudes pencernaan, metabolique et Sarwatt, S.V., S.S. Kapange dan A.M.V. Kakengi, 2002. Nutritionnelle Des Farines de Feuilles de Légumineuses Incorporées Dans Des Rations Alimentaires Chez Les Poulets Locaux Du Sénégal:Cas Des Feuilles de Moringa Oleifera (Lam.), de Leucaena Leucocephala (Linn. Tht., hal: 26.

Rohi, A. P. (2020). Pengaruh penggunaan larutan daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam pakan cair terhadap konsumsi kecernaan serat kasar dan lemak kasar pada babi. Jurnal Pertanian Lahan Kering, 2(4) : (10451051).

Rohman, F., R. H. dan H. N. (2018). . Penampilan puyuh (CoturnixBroin. 2010) Menanam dan mengolah daun kelor. . Prancis: Imprimerie Horizon.

Santoso, U. (2012). Pengaruh Ekstrak Daun Katuk Sebagai Suplemen Pakan Terhadap Performa Ayam Broiler Secara Keseluruhan. Seminar Nasional Menuju Pertanian Berdaulat. 2 September 2012. Universitas Bengkulu, Bengkulu.

Saragih TR Desni. (2016). Fungsi daun katuk dalam ransum terhadap produksi dan kualitas telur ayam petelur. JITP., 5(1), : 11-16.

Simbolan JM, M Simbolan, N. K. (2007). Cegah Malnutrisi dengan Kelor. Yogyakarta: Kanisius.

Siswandono dan B. Soekardjo. (1995). Kimia Obat. Pers Universitas Airlangga, Surabaya.

Siti W. N., B. I. G. N. G. (2017). Pemanfaatan Fermentasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Melalui Air Minum Untuk Meningkatkan Produksi Dan Menurunkan Kolesterol LDL Pada Telur Ayam. mag ilmiah fakultas Ilmu Hewan. universitas Udayana. Denpasar.

Syarifudin, N. A. (2017). Daun kelor sebagai pakan ternak. Penulis UPT Percetakan Pertama.

Wahyu, J. (2004). Pengetahuan Dasar Teknologi Nutrisi Ternak. Pers perguruan tinggi Gadjah Mada, Yogyakarta.

Whittemore C. (1993). The Science Of Pig Production. Longman Scientific andTechnical. England.

Yomeogo, W.C., Bengaly, D.M., Savadogo, A., Nikiema, P. A., Traore, S. A. (2011). Determination of Chemical Composition and Nutritional Values of Moringa oleifera Leaves. Pakistan Journal of Nutrition, 10 vol (3), 264-268.

Downloads

Published

2022-03-20

Issue

Section

Articles