Peran Sektor Industri Pengolahan terhadap Perekonomian Wilayah Kota Kupang
The Role of the Processing Industry Sector on the Economy of the Kupang City
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i4.1076Keywords:
Industri Pengolahan, pengganda pendapatan, pengganda tenaga kerjaAbstract
The study aims to determine the role of the industrial processing sector, and analyze the income and labor multiplier of business unit industrial processing from raw meat to the economy region's in the City of Kupang. The Data collected include secondary data and primary data from businesses that are using raw meat in the processing business was doing. Data analysis was performed descriptively by calculating the indicators : the contribution of economic sectors to regional and basis sector. Thus also carried out the calculation of the multipliers of income and labor. The results of the analysis found that the industrial sector in the City of Kupang is a sector which is strategic and is a sector base as well as prospective in propping up the economy of the region and community in the City of Kupang. The sector of processing industry made from raw meat, have an index multiplier income of 1,2020. While the labor multiplier is equal to 0.54. These results indicate that when there is an increase in economic activity amounting to IDR 1 million, it will increase the revenue of IDR 1.202.000,-. Likewise that when there is an increase of one unit of activity in the sector of processing industry made from raw meat, only able to increase employment by 0.54 units.
Keywords : Processing Industry, income multipliers and labor multipliers.
ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran sektor industri pengolahan, dan menganalisis pengganda pendapatan dan tenaga kerja unit usaha industri pengolahan berbahan baku daging terhadap perekonomian regional di Kota Kupang. Data yang dikumpulkan meliputi data sekunder dan data primer dari pelaku usaha yang yang menggunakan bahan baku daging dalam usaha pengolahan yang dilakukannya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung indikator: kontribusi sektor ekonomi regional dan sektor basis. Demikian juga dilakukan perhitungan indeks pengganda pendapatan dan tenaga kerja. Hasil analisis menemukan bahwa sektor industri pegolahan di Kota Kupang adalah sektor yang strategis dan merupakan sektor basis serta prospektif dalam menopang perekonomian wilayah dan masyarakat di Kota Kupang. Sektor industri pengolahan berbahan baku daging, memiliki indeks pengganda pendapatan sebesar 1,2020. Sementara pengganda tenaga kerja sebesar 0,54. Hasil ini mengindikasikan bahwa ketika terjadi peningkatan aktivitas ekonomi sebesar Rp. 1 juta, maka akan meningkatkan pendapatan usaha sebesar Rp.1.202.000,-. Demikian juga bahwa ketika terjadi peningkatan satu satuan unit kegiatan di sektor industri pengolahan berbahan baku daging, hanya mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja 0,54 satuan.
Kata Kunci : Industri Pengolahan, pengganda pendapatan dan pengganda tenaga kerja
References
Arslan, N and H. Tathdil, 2012. Defining and Measuring Competitiveness : A Comparative Analysis of Turkey With 11 Potential Rivals. International Journal of Basic & Applied Sciences IJBAS-IJENS Vol: 12 No: 02, pp. 31-43.
Arsyad, Lincoln., 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah, BPFE, Jogjakarta
_____________., 2016. Ekonomi Pembangunan. Edisi kelima, cetakan Ketiga. Penerbit UPP STIM YKPN.
Cho, D.S and H. Ch. Moon, 2002. From Adam Smith To Michael Porter. Evolution of Competitiveness Theory. Asia-Pasific Business Series, Vol. 2. Published by World Scientific Publishing Co. Re. Ltd., Singapore.
Daryanto, A. 2004. Keunggulan Daya Saing dan Teknik Identifikasi Komoditas Unggulan Dalam Mengembangkan Potensi Ekonomi Regional. Dalam AGRIMEDIA - Volume 9, No.2 Desember 2004.
Glasson, J. 1990. Pengantar Perencanan Regional, terjemahan Paul Sitohang, Jakarta:LPFE
Kuncoro, Mudrajad. 2015. “Otonomi Daerah: Menuju Era Baru Pembngunan Daerahâ€. Jakarta : Erlangga.
Shahmansouri, S; M. D. Esfahan and N. Niki, 2013. Explain The Theory of Competitive Advantage and Comparison with Industries Based on Advanced Technology. International Journal of Economy, Management and Social Science, 2 (10) Oectober 2013, pp. 841-848.
Simatupang, P. 1991. The Conception of Domestic Resource Cost and Net Economic Benefit for Comparative Analysis. Agribusiness Division Working Paper No.2191. CASER, Bogor.
Tambunan, M., 2010. Menggagas Perubahan Pendekatan Pembangunan. Menggerakan Kekuatan Lokal dalam Globalisasi Ekonomi. Cetakan Pertama. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.










