Pengaruh Tepung Daun Kelor dengan Daun Katuk Terhadap Performan dan Efisiensi Penggunaan Protein Ternak Babi
The Effect of Moringa and Katuk Leafs Flour on the Performance and Protein Efficiency Used of Pig
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v4i3.1284Keywords:
efficiency protein, performance, kelor leaf flour, katuk leaf flour, pigsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun kelor dengan daun katuk dalam ransum terhadap performan dan efisiensi penggunaan protein ternak babi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah R0: 100% ransum basal, R1: 95% ransum basal + 4% tepung daun kelor dan 1% tepung daun katuk, R2: 90% ransum basal + 8% tepung daun kelor dan 2% tepung daun katuk, R3: 85% ransum basal + 12% tepung daun kelor dan 3% tepung daun daun katuk. Perbandingan campuran tepung daun kelor dan tepung daun katuk adalah 4:1. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein. Hasil analisis ANOVA menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap variabel. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dan daun katuk hingga level 15% dalam ransum, memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan efisiensi penggunaan protein ternak babi landrace fase grower-finisher.
The purpose of this study was to determine the effect of kelor and katuk leafs flour on performance and protein efficiency used of protein pigs. The design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment tested werrwas R0: 100% basal ratio, R1: 95% basal ration + 4% kelor leaf flour and 1% katuk leaf flour, R2: 90% basal ration + 8% kelor leaf flour and 2% katuk leaf flour, R3: 85% basal ration + 12% kelor leaf flour and 3% katuk leaf flour. The ratio of the mixture of kelor leaf flour and katuk leaf flour is 4:1. The variables measured in this study were ration consumption, body weight gain, ration conversion and efficiency using of protein. The results of the ANOVA analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on variables. Concluded that the use of kelor leaf flour and katuk leaf up to a level of 15% in the ration had no effect on ration intake, body weight gain, feed conversion ratio and the efficiency using of protein in the grower-finisher phase of pigs.
References
Anderson. 2000. Usaha Ternak Babi. Jakarta: Penebar Swadaya.
Heryfianto, Fransisco, I Made Suaba Aryanta, and Tagu Dodu. 2015. “Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit Dalam Ransum Basal Terhadap Pertambahan Bobot Badan, Konsumsi Ransum, Konsumsi Protein Kasar Dan Konversi Ransum Ternak Babi.†Jurnal Nukleus Peternakan 2 (2): 200–207.
Ichwan, W M. 2003. “Membuat Pakan Ayam Ras Pedaging.†Agromedia Pustaka. Jakarta. Hal, 63–65.
Iqbal, F, U Atmomarsono, and R Muryani. 2012. “Pengaruh Berbagai Frekuensi Pemberian Pakan Dan Pembatasan Pakan Terhadap Efisiensi Penggunaan Protein Ayam Broiler.†J. Anim. Agric 1 (1): 53–64.
Kartasudjana, Ruhyat, and Edjang Suprijatna. 2006. “Manajemen Ternak Unggas.†Penebar Swadaya. Jakarta 124.
Kiramang, Khaerani. 2011. “Berat Badan Akhir, Konversi Ransum Dan Income Over Feed And Chick Cost Ayam Broiler Dengan Pemberian Ransum Komersial.†Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi 5 (1).
Magang, Agusthinus L, Johanis Ly, and Tagu Dodu. 2019. “Pengaruh Penggunaan Berbagai Jenis Konsentrat Dalam Pakan Berbasis Pollard Terhadap Performan Dan Income Over Feed Cost (Iofc) Ternak Babi Fase Starter-Grower (Effect of Including Different Concentrates into Pollard-Based Feeds on Performance and Income.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 1 (3): 342–54.
Mahfudz, L D, T A Sarjana, and W Sarengat. 2010. “Efisiensi Penggunaan Protein Ransum Yang Mengandung Limbah Destilasi Minuman Beralkohol (Ldmb) Oleh Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Jantan.†In Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner, 887–94.
Muhaiyaratun, Muhaiyaratun. 2018. “Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Ayam Broiler Dari Umur 1 Sampai 7 Minggu.†Universitas Mataram.
Murdin, Marselinus Beni, I Made Suaba Aryanta, Johanis Ly, and Ni Nengah Suryani. 2020. “Pengaruh Penggunaan Tepung Krokot (Potulaca Oleracea L.) Dalam Ransum Terhadap Performan Dan Income over Feed Cost Pada Ternak Babi Peranakan Landrace Fase Grower-Finisher.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 2 (4): 1046–52.
Nova, K, and T Kurtini. n.d. “Riyanti. 2002.†Manejemen Usaha Ternak Unggas. Buku Ajar. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
NRC, N R C. 1998. “Nutrients Requirements of Swine. Tenth Revision Edition.†Waginston DC, National Academy Press. Perreault, Y. and T. Vlasic (1998 ….
Nugroho, E, I M Nuriyasa, and N W Siti. 2014. “Offal Internal Itik Bali Yang Diberi Ransum Komersial Dengan Suplementasi Daun Pepaya (Carica Papaya, L).†Jurnal Peternakan Tropika 2 (3): 476–86.
Parakkasi, A. 1994. “Ilmu Nutrisi Dan Makanan Ternak Monogastrik.†Fakultas Peternakan IPB. Bogor.
Razak, Adik Diniarsih, Khaerani Kiramang, and Muh Nur Hidayat. 2016. “Pertambahan Bobot Badan, Konsumsi Ransum Dan Konversi Ransum Ayam Ras Pedaging Yang Diberikan Tepung Daun Sirih (Piper Betle Linn) Sebagai Imbuhan Pakan.†Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan 3 (1).
Sanda, MMY, and Sembiring S. n.d. 2019. “View of Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus L. Merr) Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Pada Ternak Babi.†Accessed November 17, 2021. http://publikasi.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/k171/320.
Santoso, Urip, and Sartini Sartini. 2001. “Reduction of Fat Accumulation in Broiler Chickens by Sauropus Androgynus (Katuk) Leaf Meal Supplementation.†Asian-Australasian Journal of Animal Sciences 14 (3): 346–50.
Saragih, Desni T R, and T Desni. 2016. “Peranan Daun Katuk Dalam Ransum Terhadap Produksi, Dan Kualitas Telur Ayam Petelur.†JITP 5 (1): 11–16.
Sihombing, D T H. 1997. Ilmu Ternak Lebah Madu. Gadjah Mada University Press.
Sinaga, S, and M Silalahi. n.d. “Benedictus. 2012. Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Curcuminoid Pada Babi Terhadap Pertumbuhan Dan Konversi Ransum.†Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 12 (1): 20–27.
Situmorang, Nur Adiva, Luthfi Djauhari Mahfuds, and Umiyati Atmomarsono. 2013. “Pengaruh Pemberian Tepung Rumput Laut (Gracilaria Verrucosa) Dalam Ransum Terhadap Efisiensi Penggunaan Protein Ayam Broiler.†Animal Agriculture Journal 2 (2): 49–56.
Statistik, Badan Pusat. 2017. “NTT Dalam Angka.†Badan Pusat Statistik. Kupang. NTT.
Tefa, Solfy Mariana, Winfrit A Lay, and Tagu Dodu. 2017. “Pengaruh Substitusi Pakan Komplit Dengan Pollard Terhadap Pertumbuhan Ternak Babi Betina Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan.†Jurnal Nukleus Peternakan 4 (2): 138–46.
Tillman, A D H, S Lebdosoekojo Hartadi, and S Lebdosukojo. n.d. “S. Prawirokusumo Dan S. Reksohadiprodjo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar.†Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Ullo, Majanto, Sangle Yohannes Randa, and Sri Hartini. 2020. “Kecernaan Nutrien Dan Performa Ternak Babi Fase Starter Yang Diberi Pakan Campuran Bahan Pakan Limbah.†Livestock and Animal Research 18 (2): 97. https://doi.org/10.20961/lar.v18i2.42931.










