Fermentasi Rumen Silase Campuran Sorgum (Sorghum bicolor (L) Moench) dan Kelor (Moringa Olifera Lam) yang Ditanam pada Jarak Tanam yang Berbeda
Rumen Fermentation Mixed Silage Of Sorgum (Sorghum bicolor (L) Moench) and Moringa (Moringa Olifera Lam) Planted At Different Planting Distances
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v5i1.1507Keywords:
Rumen fermentation, planting distance, moringa, silage, sorghumAbstract
Research to evaluate in vitro rumen fermentation has been carried out in the Field Laboratory and Feed Chemistry Laboratory of the Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, University of Nusa Cendana Kupang which lasted for 5 months. The experimental research method used was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications. The treatments was: sorghum silage without moringa (S0); sorghum - moringa silage with the planting space of moringa was 40 x 40 cm (S40); sorghum-moringa silage at a spacing of 60 x 60 cm (S60), sorghum-moringga silage at a spacing of 80 x 80 cm (S80). The collected data were tabulated and analyzed using analysis of variance (Anova). The results showed that rumen fermentation on pH, VFA, and NH3 did not depend on plant spacing. Based on the tesearch results, it was concluded that the different spacing of moringa grown with sorghum gave the same results to rumen fermentation in vitro after going through the ensilage process which resulted in pH values, the amount of volatile fatty acids and ammonia in the ruminal fluid ammonia at normal levels.
Â
Riset dengan tujuan mengevaluasi fermentasi rumen in vitro telah dilaksanakan di lahan Laboratorium Lapangan dan Laboratorium Kimia Pakan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana Kupang yang berlangsung selama 5 bulan. Metode riset percobaan yang digunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah silase yang dibuat dari biomasa sorgum dan kelor hasil jarak tanam kelor yang berbeda. Perlakuan tersebut adalah: silase sorgum tanpa kelor (S0), silase sorgum-kelor pada jarak tanam kelor 40 x 40 cm (S40), silase sorgum-kelor pada jarak tanam kelor 60 x 60 cm (S60), silase sorgum-kelor pada jarak tanam kelor 80 x 80 cm (S80). Data yang terkumpul ditabulasi dan analisis menggunakan analisis ragam. Hasil riset memperlihatkan fermentasi rumen terhadap pH, VFA dan NH3 tidak tergantung pada jarak tanam. Berdasarkan hasil riset, disimpulkan bahwa jarak tanam yang berbeda dari kelor yang ditanam bersama sorgum memberikan hasil yang sama terhadap fermentasi rumen secara in vitro setelah melalui proses ensilase menghasilkan nilai pH, jumlah asam lemak mudah terbang dan ammonia cairan rumen berada dalam level normal.
References
Agung, I.G.M.A.S., I.K. Sardiana, I.W. Diara, and I.G.M.O. Nurjaya. 2013. “Adaptation, Biomass and Ethanol Yields of Sweet Sorghum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Varieties at Dryland Farming Areas of Jimbaran Bali, Indonesia.†Journal of Biology, Agriculture and Healthcare 3 (17): 110–15. www.iiste.org.
AOAC. 1990. “Official Methods of Analysis.†Association of the Official Analytical Chemists, 15th Ed. Association of Official Analytical Chemists, Arlington, Virginia.
Badarina, Irma, Dwierra Evvyernie, Toto Toharmat Toharmat, and Elis Nina Herliyana. 2014. “Fermentabilitas Rumen Dan Kecernaan In Vitro Ransum Yang Disuplementasi Kulit Buah Kopi Produk Fermentasi Jamur Pleurotus Ostreatus.†Jurnal Sain Peternakan Indonesia 9 (2): 102–9. https://doi.org/10.31186/jspi.id.9.2.102-109.
Boerman, J P, J L Firkins, N R St-Pierre, and A L Lock. 2015. “Intestinal Digestibility of Long-Chain Fatty Acids in Lactating Dairy Cows: A Meta-Analysis and Meta-Regression.†Journal of Dairy Science 98 (12): 8889–8903.
Cahyani, R D, L K Nuswantara, and Dan A Subrata. 2012. “Pengaruh Proteksi Protein Tepung Kedelai Dengan Tanin Daun Bakau Terhadap Konsentrasi Amonia, Undegraded Protein Dan Protein Total Secara in Vitro (The Effect of Soy Meal Protein Protection by Mangrove Leaf Tannin on Ammonia Concentration, Rumen Undegrade.†Animal Agricultural Journal 1 (1): 159–66. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj.
Devin, Rahmat. 2018. “Karakteristik Cairan Rumen (Ph, Nh3, Vfa) Secara In Vitro Dari Ransum Dengan Beberapa Rasio Jerami Jagung Manis (Zea Mays L. Saccharata) Dan Daun Gamal (Gliricidia Sepium).†Universitas Andalas.
Harahap, N, E Mirwandhono, and N.D Hanafi. 2017. “Uji Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Kadar NH3 Dan VFA Pada Pelepah Daun Sawit Terolah Pada Sapi Secara in Vitro.†Jurnal Peternakan 1 (1): 13–21.
Hidayat, T., S. S. Sudana, U. H. Tanuwiria, and I. Hernaman. 2021. “Fermentabilitas Ransum Sapi Perah Berbasis Jerami Padi Dan Daun Kaliandra Yang Disuplementasi Konsentrat Terfermentasi.†Jurnal Peternakan 18 (1): 13–18. https://doi.org/10.24014/jupet.v18i1.11241.
Hindratiningrum, Novita, Muhamad Bata, and Setya Agus Santosa. 2011. “Produk Fermentasi Rumen Dan Produksi Protein Mikroba Sapi Lokal Yang Diberi Pakan Jerami Amoniasi Dan Beberapa Bahan Pakan Sumber Energi.†Jurnal Agripet 11 (2): 29–34. https://doi.org/10.17969/agripet.v11i2.371.
Imanda, Shafa, Yunus Effendi, Sihono Sihono, and Irawan Sugoro. 2017. “Evaluasi In Vitro Silase Sinambung Sorgum Varietas Samurai 2 Yang Mengandung Probiotic BIOS K2 Dalam Cairan Rumen Kerbau.†Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Dan Radiasi 12 (1): 1. https://doi.org/10.17146/jair.2016.12.1.3193.
Johnson, Ronald R. 1966. “Techniques and Procedures for in Vitro and in Vivo Rumen Studies.†Journal of Animal Science 25 (3): 855–75.
Kleden, Markus Miten, Hendrawan Soetanto, Kusmartono and Kuswanto. 2017. Genetik Diversity Evaluation of Moringa Oleifera, Lam from East Flores Regency Using Maker Random Amplified Polimorfhic DNA (RAPD) and its Relationship to Chemical Composition and Invitro Gas Production. Agrivita Journal of Agricultural Science. 39(2):219-231
Kurniawati, Asih. 2007. “In-Vitro Gas Production Technique as for Feed Evaluation: Volume of Gas Production and Feed Degradability; Teknik Produksi Gas in-Vitro Untuk Evaluasi Pakan Ternak: Volume Produksi Gas Dan Kecernaan Bahan Pakan.†Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Dan Radiasi 3 (1): 433–527.
Kurniawati, Indah, and Munaaya Fitriyya. 2018. “Characteristics of Moringa Leaf Flour with Sunlight Drying Method.†Jurnal Gizi Dan Pangan 1: 238–43.
Lee, Se-Young, Sang-Moon Lee, Young-Bae Cho, Dong-Keun Kam, Sang-Cheol Lee, Chang-Hyun Kim, and Seongwon Seo. 2011. “Glycerol as a Feed Supplement for Ruminants: In Vitro Fermentation Characteristics and Methane Production.†Animal Feed Science and Technology 166 (1): 269–74.
Lestari, Endang Gati. 2011. “Peranan Zat Pengatur Tumbuh Dalam Perbanyakan Tanaman Melalui Kultur Jaringan.†Jurnal AgroBiogen 7 (1): 63–68. https://doi.org/10.21082/jbio.v7n1.2011.p63-68.
Mansay, Yosefa Lestari, Marthen Yunus, and Gusti Ayu Y. Lestari. 2021. “Pengaruh Subtitusi Jagung Giling Dan Dedak Padi Dengan Tepung Sabut Kelapa Muda Hasil Fermentasi Khamir (Saccromyces Cerevisiae) Terhadap Fermentasi Rumen in Vitro.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 3 (1): 1217–26.
McDonald, P, R A Edwards, J F D Greenhalgh, C A Morgan, L A Sinclair, and R G Wilkinson. 2011. “Animal Nutrition. Essex.†Prentice Hall, Pearson.
Mediksa, Tesfaye, Dereje Bekele, Tesfaye Marsha, and Habtamu Abera. 2021. “Evaluation of Formulated Concentrate Feeds on Feed Intake and Milk Yield of Lactating Upgraded Dairy Cows at Nekemte and Ijaji Towns.†American Journal of Applied Scientific Research 7 (2): 22–28.
Mugiawati, R E, and Nur H Suwarno. 2013. “Kadar Air Dan PH Silase Rumput Gajah Pada Hari Ke-21 Dengan Penambahan Jenis Aditif Dan Bakteri Asam Laktat.†Jurnal Ternak Ilmiah 1 (1): 201–7.
Murwani, Sri. 2015. Dasar-Dasar Mikrobiologi Veteriner. Universitas Brawijaya Press.
Muzani, A, and Tanda S Panjaitan. 2011. “Nilai Nutrisi Kelor Sebagai Pakan Ternak Sapi.†Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Nusa Tenggara Barat.
Owens, Fredric N, and Mehmet Basalan. 2016. “Ruminal Fermentation.†In Rumenology, 63–102. Springer.
Puastuti, W, D Yulistiani, I W Mathius, F Giyai, and E Dihansih. 2010. “Ransum Berbasis Kulit Buah Kakao Yang Disuplementasi Zn Organik: Respon Pertumbuhan Pada Domba.†Jurnal Ilmu Ternak Veteriner 16 (4): 269–77.
Puastuti, Wisri. 2014. “Potensi Dan Pemanfaatan Kulit Buah Kakao Sebagai Pakan Alternatif Ternak Ruminansia†Balai Penelitian Ternak 24 (3): 151–59.
Purbowati, Endang, Edy Rianto, Wayan Sukarya Dilaga, Christina Maria Sri Lestari, and Retno Adiwinarti. 2014. “Characteristics of the Rumen Fluids, Type and Number of Ruminal Microbes in Java and Ongole Grade Bulls.†Buletin Peternakan 38 (1): 21–26.
Rani, Nasrez Akhir, and I Suliansyah. 2010. “Pengaruh Jarak Tanam Dan Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sorgum Manis (Sorghum Bicolor, L. Moench).†Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas Jerami 3 (2): 107–19.
Subagio, Herman, and Muh Aqil. 2013. “Pengembangan Produksi Sorgum Di Indonesia.†In Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian, 1:199–214.
Taopan, R. 2018. “Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Kadar VFA, Dan NH3 Secara In Vitro Silase Campuran Batang Pisang Dan Daun Kelor Dengan Rasio Yang Berbeda.†Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana. Kupang.
Tilley, J. M. A. and R. A. Terry. 1963. A two stage technique for the in vitro digestion of forage crop. Journal of British Grassland 18 : 104-111.
Wijayanti, E., F. Wahyono, and Surono. 2012. “Kecernaan Nutrien Dan Fermentabilitas Pakan Komplit Dengan Level Ampas Tebu Yang Berbeda Secara In Vitro.†Animal Agricultural Journal 1 (1): 167–79.










