Pengaruh Level Pupuk Organik Cair Daun Kelor terhadap Produksi Rumput Gajah Mini pada Tanah Latosol
The Effect of Liquid Organic Fertilizer Level of Moringa Leaves on Mini Elephant Grass Production in Latosol Soil
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v5i1.1598Keywords:
latosol soil, mini elephant grass, moringa leaf liquid organic fertilizer, productionAbstract
The research aimed at examining the effect of doses of liquid organic fertilizer on Moringa leaves (Moringa oleifera) on the production of mini elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) on latosol soil, was conducted in Kayu Putih Village, Oebobo District, Kupang City for 3 months. This study was designed based on a completely randomized design with four treatments and four replications. The four treatments were: M0: without Moringa liquid fertilizer (control), M1: 100 ml Moringa liquid fertilizer, M2: 200 ml Moringa liquid fertilizer, M3: 300 ml Moringa liquid fertilizer. The parameters observed were the production of fresh, dry and organic matter. The results of the analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on mini elephant grass production. It was concluded that the application of 100 ml of liquid organic fertilizer for Moringa leaves tended to give better results on the production of mini elephant grass on latosol soil.
Penelitian yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh level dosis pupuk organik cair daun kelor (Moringa oleifera) terhadap produksi rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada tanah latosol, telah dilakukan di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang selama 3 bulan. Penelitian ini didesain berdasarkan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Ke empat perlakuan adalah: M0: tanpa pupuk cair daun kelor (kontrol), M1: 100 ml pupuk cair daun kelor, M2: 200 ml pupuk cair daun kelor, M3: 300 ml pupuk cair daun kelor. Parameter yang diamati adalah produksi bahan segar, bahan kering dan bahan organik. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap produksi rumput gajah mini. Disimpulkan bahwa pemberian 100 ml pupuk organik cair daun kelor cenderung memberikan hasil yang lebih baik terhadap produksi rumput gajah mini pada tanah latosol.
Â
References
Adhi, I. M. P., N. N. C. Kusumawati, and N. M. Witariadi. 2019. “Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Pada Jenis Tanah Dengan Dosis Pupuk TSP Dan Urea Berbeda.†Peternakan Tropika 7 (3): 1203 – 1220.
AOAC. 2005. Official Methosd of Analysis of the Association of Official Analytical Chemists. 14thed. Virginia: Association of Analytical Chemist.
Betty, Yunita Hasni, Herayanti P. Nastiti, and Dominggus B. Osa. 2021. “PengaruhLevel Pupuk Cair Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Pertumbuhan Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott)Pada Tanah Bekas Tambang Mangan.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 3 (3): 1616–1624.
Budiari, Ni Luh Gede, and I Nyoman Suyasa. 2019. “Optimalisasi Pemanfaatan Hijauan Pakan Ternak (HPT) Lokal Mendukung Pengembangan Usaha Ternak Sapi.†Pastura 8 (2): 118–22.
Cosgrove, D., and Undersander. 2001. Evaluation of Simple Method for Measuring Pasture Yield. Madison, US: University of Wisconsin.
Dewi, Evi Chandra. 2020. “Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Kombinasi Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Sabut Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum).†Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/43304/1/16640002_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf.
Jelantik, I. G. N., T. Tiba Nikolaus, and C. L. Penu. 2019. Memanfaatkan Padang Penggembalaan Alam Untuk Meningkatkan Populasi Dan Produktivitas Ternak Sapi Di Daerah Lahan Kering. Ponorogo: Myria Publisher.
Mannetje, L., and R.M. Jones. 1992. Plant Resources of South-East Asia No 4. Forages. Bogor: Prosea.
Martin, Jimmi, Erwin Susanto, and Unang Sunarya. 2015. “Kendali pH Dan Kelembaban Tanah Berbasis Logika Fuzzy Menggunakan Mikrokontroler.†Jurnal E-Proceeding of Engineering 2 (2): 2236–45.
Miska, Yeni. 2018. “Pengaruh Imbangan Jerami Padi Fermentasi Dan Konsentrat Dengan Suplemen Permen Sapi Terhadap Populasi Protozoa, Biomassa Mikroba, Total Protein Mikroba Dan Protein Total Secara In Vitro.†Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Andalas.
Nepa, Juliana Monika. 2019. “Pengaruh Pupuk Cair MOL Terhadap Produksi Bahan Bahan Segar, Bahan Kering, Dan Bahan Organik Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott).†Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana.
Ora, Umbu Nuku Hamba, I Gusti Ngurah Jelantik, and Jalaludin. 2016. “Kualitas Silase Hijauan Clitoria Ternatea Yang Ditanam Monokultur Dan Terintegrasi Dengan Jagung.†Jurnal Nukleus Peternakan 3 (1): 24–33.
PPT Bogor. 1983. Jenis Dan Macam Tanah Di Indonesia Untuk Keperluan Survai Dan Pemetaan Tanah Daerah Transmigrasi. Pusat Penelitian Tanah, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Priangga, Riky, Suwarno Suwarno, and Nur Hidayat. 2013. “Pengaruh Level Pupuk Organik Cair Terhadap Produksi Bahan Kering Dan Imbangan Daun-Batang Rumput Gajah Defoliasi Keempat.†Jurnal Ilmiah Peternakan 1 (1): 365–73.
Putra, Trijaya Gane, and Fransisco M. Maker. 2020. “Pengaruh Pemberian Material Cair Limbah Biogas Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum).†Jurnal FAPERTANAK 5 (2).
Saptiningsih, Endang, and Sri Haryanti. 2015. “Kandungan Selulosa Dan Lignin Berbagai Sumber Bahan Organik Setelah Dekomposisi Pada Tanah Latosol.†Buletin Anatomi Dan Fisiologi 23 (2): 23–42.
Seseray, Daniel Yohanis, Budi Santoso, and Marlyn Nelce Lekitoo. 2013. “Produksi Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) Yang Diberi Pupuk N, P Dan K Dengan Dosis 0, 50 Dan 100% Pada Devoliasi Hari Ke-45.†Jurnal Sains Peternakan 11 (1): 49–55.
Sirait, Juniar. 2017. “Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Sebagai Hijauan Pakan Untuk Ruminansia.†WARTAZOA 27 (4): 167–76. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.14334/wartazoa.v27i4.1569.
Sitohang, Exclesia Ansila, and Wani Hadi Utomo. 2018. “Pengaruh Residu Bicohar Tongkol Jagung Diperkaya Amonium Sulfat Terhadap Beberapa Sifat Tanah Dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis Di Ph Tanah Yang Berbeda.†Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan 5 (1): 713–20.
Steel, Robert G.D, and James H Torrie. 1993. Prinsip Dan Prosedur Statistika. Suatu Pendekatan Biometrik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sudiarsana, I K G., I K M. Budiasa, and M A P. Duarsa. 2019. “Pertumbuhan Dan Produksi Hijauan Panicum Maximum Cv. Trichoglume Pada Jenis Tanah Dan Dosis Pupuk TSP Berbeda.†Peternakan Tropika 7 (3): 1148–63.
Sutarman, and Agus Miftakhurrohmat. 2019. Kesuburan Tanah. Sidoarjo, Jawa Timur: Umsida Press.
Tomia, La Muhaidir, and Lani Pelia. 2021. “Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Kelor Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong Ungu.†Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian 1 (3): 77–81. https://doi.org/https://doi.org/10.52045/jimfp.v1i3.193.
Wijaya, A. K. 2018. “Produktivitas Hijauan Yang Ditanam Pada Naungan Pohon Kelapa Sawit Dengan Tanaman Campuran.†Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 6 (3): 155–62.
Zainuddin, A. 2015. “Pengaruh Pemberian Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott).†Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.










