Silase Isi Rumen Sapi dengan Level Mikroorganisme Lokal yang Berbeda Terhadap Kandungan Protein, Serat, Vfa Dan Nh3 secara In-vitro

Silage of Cow Rumen Content with Different Levels of Microorganisms to Crude Protein and Fiber, Volatile Fatty Acids (VFA) and Ammonia (NH3) Content In Vitro

Authors

  • Christin Marina Lina Universitas Nusa Cendana
  • M. A. Hilakore Universitas Nusa Cendana
  • Gusti Ayu Y. Lestari Universitas Nusa Cendana
  • Emma D. Wie Lawa Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v5i2.1461

Keywords:

in-vitro digestibility, local microorganism, rumen contents, silage

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of adding local microorganism levels (MOL) on the silage of cow rumen contents on the content of crude protein (CP), crude fiber (CF), concentration of volatile fatty acids (VFA) and Ammonia (NH3). the design used was a complete randomized design (RAL) with 4 groups and 4 replays. The treatment tested was P0 = 60% rumen content + 35% bran + 5% sugar, P1 = P0+ 40 ml mol, P2 = P0+ 80 ml mol, P3= P0+ 120 ml mol.  The variables measured were CP, CF, VFA and NH3. Statistical analysis obtained a real effect treatment (P<0.05) on CP content, VFA and NH3 concentrations as well as a decrease in CF.  The result that can be included is that the addition of MOL to the silse of the rumen content has a significant influence on increasing CP content, VFA and NH3 concentrations and reducing CF content. The best treatment is the use of MOL 40 ml

ABSTRAK

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahuhi pengaruh dari penambahan level mikroorganisme lokal (MOL) pada silase isi rumen sapi terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK), konsentrasi volatile fatty acids (VFA) dan Amonia (NH3). rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 kelompok dan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu P0 = 60% isi rumen + 35% dedak + 5% gula, P1 = P0+ 40 ml mol, P2 = P0+ 80 ml mol, P3= P0+ 120 ml mol. Variabel yang diukur yaitu protein kasar, serat kasar VFA dan NH3. Analisis statistik mendapatkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) pada kandungan PK, konsentrasi VFA dan NH3 juga penurunan SK.  Hasil yang dapat disimpukan adalah penambahan MOL pada silse isi rumen memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatkan kandungan PK, konsentrasi VFA dan NH3 serta menurunkan kandungan SK. Penggunaan MOL 40 ml adalah yang terbaik.

Author Biographies

M. A. Hilakore, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan

Gusti Ayu Y. Lestari, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan

Emma D. Wie Lawa, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan

References

Anifiatiningrum, Anifiatiningrum, Marjuki Marjuki, and Siti Chuzaemi. 2020. “Total Bakteri Asam Laktat Isi Rumen Kering Dan Isi Rumen Basah Sebagai Inokulan Dalam Pembuatan Silase.†Jurnal Nutrisi Ternak Tropis 3 (1): 14–17.

Asngad, Aminah. 2005. “Perubahan Kadar Protein Pada Fermentasi Jerami Padi Dengan Penambahan Onggok Untuk Makanan Ternak.â€

Babayemi, O J. 2009. “Silage Quality, Dry Matter Intake and Digestibility by West African Dwarf Sheep of Guinea Grass (Panicum Maximum Cv Ntchisi) Harvested at 4 and 12 Week.†African Journal of Biotechnology 8 (16).

Barry, T N, T R Manley, and S J Duncan. 1986. “The Role of Condensed Tannins in the Nutritional Value of Lotus Pedunculatus for Sheep: 4. Sites of Carbohydrate and Protein Digestion as Influenced by Dietary Reactive Tannin Concentration.†British Journal of Nutrition 55 (1): 123–37.

Djami, T.H. 2018. Pengaruh Penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) Cairan Rumen Kambing Dengan Level Yang Berbeda Terhadap Komposisi Kimia Silase Jerami Jagung Muda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Ghunu, Stefanus. 2006. “Perubahan Komponen Serat Rumput Kume (Sorghum Plumosum Var. Timorense) Hasil Biokonversi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Akibat Kadar Air Substrat Dan Dosis Inokulum Yang Berbeda.(The Change of Fiber Components of Pleurotus Ostreatus-Bioconver.†Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran 6 (2).

Hamdat, Nurul Hasniah. 2010. Pengaruh Lama Fermentasi Menggunakan Rhizopus Oryzae Terhadap Protein Kasar Dan Serat Kasar Ampas Sagu (Metroxilon Rumphii). IPB (Bogor Agricultural University).

Hernaman, Iman, Atun Budiman, Siti Nurachman, and Kundrat Hidrajat. 2015. “Kajian in Vitro Subtitusi Konsentrat Dengan Penggunaan Limbah Perkebunan Singkong Yang Disuplementasi Kobalt (Co) Dan Seng (Zn) Dalam Ransum Domba.†Buletin Peternakan 39 (2): 71–77.

Heryany, Eti, Dede Kardaya, and Deden Sudrajat. n.d. “Kualitas Isi Rumen Sapi Hasil Fortifikasi Dan Fermentasi.†Jurnal Peternakan Nusantara.

Hilakore, Maritje A, Mariana Nenobais, and Twenfosel Oc Dami Dato. 2022. “Nilai Nutrisi Dedak Padi Yang Difermentasi Dengan Rhyzopus Oligosporus (Nutrients Quality of Rice Bran Fermented with Rhyzopus Oligosporus).†Jurnal Nukleus Peternakan 9 (1): 66–71.

Holik, Yayang Lilik Abdul, Luki Abdullah, and Panca Dewi Manu Hara Karti. 2019. “Evaluasi Nutrisi Silase Kultivar Baru Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor) Dengan Penambahan Legum Indigofera Sp. Pada Taraf Berbeda.†Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan 17 (2): 38–46.

Hungate, Robert E. 2013. The Rumen and Its Microbes. Elsevier.

International, AOAC. 1993. AOAC Peer-Verified Methods Program: Manual on Policies and Procedures. Association of Official Analytical Chemists.

Lahay, Nancy. 2021. “Kajian Kandungan Nutrisi Fermentasi Isi Rumen Kering Dengan Effective Microorganisms-4.†Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak 15 (1).

McDonald, P, R A Edwards, J F D Greenhalgh, C A Morgan, L A Sinclair, and R G Wilkinson. 2002. “Animal Nutrition 6th Edition.†Longman scientific and technical Copublished in the USA.

Mudita, I M, AAPP Wibawa, and I W Wirawan. 2015. “Metabolit Rumen Sapi Bali Yang Diberikan Ransum Terfermentasi Dengan Inokulan Yang Diproduksi Dari Cairan Rumen Sapi Bali Dan Rayap.†Jurnal Peternakan Tropika 3 (2): 386–404.

Muhakka, Muhakka, A Wijaya, and M Ammar. 2015. “Nutritional Dried Matter, Crude Protein and Crude Fiber on Lowland Tidal Grass Fermented by Probiotic Microorganisms for Use Bali Cattle Feed.†Animal Production 17 (1): 24–29.

Mulianda, Randi. 2018. “Penggunaan Mikroorganisme Lokal Pada Pelepah Sawit Dengan Dosis Dan Lama Fermentasi Yang Berbeda Terhadap Kecernaan Dan Kinerja Rumen In Vitro.â€

Mustofa, Zeni, Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, and Agung Subrata. 2012. “Peningkatan Kualitas Tongkol Jagung Teramoniasi Melalui Teknologi Fermentasi Menggunakan Starter Komersial Terhadap Produksi VFA Dan NH3 Rumen Secara in Vitro.†Animal Agriculture Journal 1 (1): 599–609.

Ranjhan, Surendra Kumar. 2001. Animal Nutrition in the Tropics. Vikas Publishing House Pvt. Ltd.

Rompizer. 2011. Kandungan Nutrisi Jerami Jagung Yang Difermentasikan Dengan Feses Kambing Pada Level Berbeda. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekan Baru.

Saun, R J V, and A J Heinrichs. 2008. “Troubleshooting Silage Problems: How to Identify Potential Problem.†In Proceddings of the Mid-Atlantic Conference, 2–10.

Statistik, Badan Pusat. 2019. “Data Dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2018.†Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Sukara, E, and ET Atmowidjojo. 1980. “Pemanfaatan Ubi Kayu Untuk Produksi Enzim Amylase, Optimalisasi Nutrisi Untuk Fermentasi Substrat Cair Dengan Menggunakan Kapang (Rhizopus Sp.†Prosiding Seminar Nasional UPT-EEP 3(5): 506–7.

Sutardi, T., A. Sigit, and T. Tohormat. 1983. Standarisasi Mutu Protein Bahan Makanan Ruminansia Berdasarkan Parameter Metabolisme Oleh Nikriba Rumen. Laporan Penelitian. Bogor: Direktorat Pembinaan dan Pengabdian pada Masyarakat, Dirjen DIKTI.

Sutardi, T. 1997. “The Resilience of Feed Protei Degradation by Rumen Microbes and the Benefits Productivity of Livestock.†Bulletin of Forage 5 (1).

Tahun, Emsi Nicodemus Costan, Markus M Kleden, and Mariana Nenobais. 2019. “Pengaruh Fermentasi Menggunakan Mikroba Cairan Rumen Sapi Terhadap Komposisi Kimia Dedak Padi (Influence of Microbial Fermentation Using Rumen Liquid Of Cow On Chemical Composition Of Rice Bran).†Jurnal Peternakan Lahan Kering 1 (4): 562–69.

Taniu, Maria Lidia, Marthen Yunus, and Twenfosel Ocsierly Dami Dato. 2020. “Pengaruh Pakan Komplit Fermentasi Serasah Gamal Dan Batang Pisang Dengan Imbangan Yang Berbeda Terhadap Kecernaan in Vitro.†Jurnal Peternakan Lahan Kering 2 (3): 1029–37.

Tilley, J M A, and dan R A Terry. 1963. “A Twoâ€stage Technique for the in Vitro Digestion of Forage Crops.†Grass and Forage Science 18 (2): 104–11.

Tilman, AD., S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo, and S. Lebdosoekojo. 1989. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarat: Gadjah Mada University Press.

Tjandramukti. 1980. Bio-Starter Bmf Biofad. Aneka Usaha Tani Budi, Purwadadi.

Yasin, Muhammad Yusuf, Muhammad Khomarudin, Andika Fajar Hadiarto, and Lestariningsih Lestariningsih. 2021. “Peran Penting Mikroba Rumen Pada Ternak Ruminansia.†International Journal of Animal Science 4 (01): 33–42.

Zainudin M, Li Maliant, and N Definati. 2021. Pengaruh Dosis Mol Yang Berbeda Terhadap Total Volatile Fatty Acid (VFA), NH3 Dan PH Pada Pakan Ternak Limbah Sayuran Fermentasi Secara In-Vitro. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Downloads

Published

2023-06-20

How to Cite

Lina, C. M., M. A. Hilakore, Gusti Ayu Y. Lestari, & Emma D. Wie Lawa. (2023). Silase Isi Rumen Sapi dengan Level Mikroorganisme Lokal yang Berbeda Terhadap Kandungan Protein, Serat, Vfa Dan Nh3 secara In-vitro: Silage of Cow Rumen Content with Different Levels of Microorganisms to Crude Protein and Fiber, Volatile Fatty Acids (VFA) and Ammonia (NH3) Content In Vitro. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 5(2), 267–278. https://doi.org/10.57089/jplk.v5i2.1461

Issue

Section

Articles