Nilai Ekonomi Penggunaan Berbagai Jenis Konsentrat dalam Bahan Pakan Berbasis Pollard

Authors

  • Klotilde Kolo Fakultas Peternakan- Universitas Nusa Cendana
  • Maria Yasinta Luruk Fakultas Peternakan- Universitas Nusa Cendana
  • Johanis Ly Fakultas Peternakan- Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v1i3.203

Keywords:

pigs, consentrate, pollard, economic value

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung biji asam terfermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae dalam ransum ayam broiler terhadap efisiensi penggunaan ransum, efisiensi ekonomi, income over feed and chick cost dan keuntungan tambahan. Materi yang digunakan adalah 64 ekor ayam broiler berumur 3 minggu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu: Ransum basal tanpa penggunaan tepung biji asam terfermentasi (R0), Ransum basal yang menggunakan 8% tepung biji asam terfermentasi (R1), Ransum basal yang menggunakan 10% tepung biji asam terfermentasi (R2), Ransum basal yang menggunakan 12% tepung biji asam terfermentasi (R3).Variabel yang diteliti adalah efisiensi penggunaan ransum, efisiensi ekonomi, income over feed  and chick cost dan keuntungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan tepung biji asam terfermentasi dengan level 8%, 10% dan 12% dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) atau memberikan pengaruh relatif sama terhadap efisiensi penggunaan ransum dan income over feed and chick cost, memberikan pengaruh sangat nyata terhadap efisiensi ekonomi dan memberikan keuntungan tambahan. Kata kunci : broiler, nilai ekonomi, fermentasi, biji asam

The aim of this study is to evaluate the effect of including fermented tamarind seeds meal into broiler diet on feed efficiency, economic value, income over feed and chick cost, economic efficiency and added benefit value of broiler. There were 64 three weeks old broilers used in the feeding trial. Completely randomized design 4 treatments with 4 replicates procedure was applied in the trial. The 4 treatment feeds offered were composed as: basal feed without fermented tamarind seeds meal (R0); feed containing 8% fermented tamarind seeds meal (R1); feed containing 10% fermented tamarind seeds meal(R2); and feed containing 12% fermented tamarind seeds meal. The conclusion of this study is that including fermented tamarind seed flour at levels 8%, 10% and 12% into diet is highly significant (P<0,01) on economic efficiency and performs the added benefit value, but not significant (P>0.05) or performs the similar in the feed efficiency, income over feed and chick cost; that effect of treatment Keywords : broiler, fermentation, tamarind seeds, economic value

References

Anggitasari, S., Sjofjan O., Djunaidi I.H. 2016. Pengaruh Beberapa Jenis Pakan Komersial Terhadap Kinerja Produksi Kuantitatif Dan Kualitatif Ayam Pedaging. Buletin Peternakan 40 (3): 187-196, Oktober 2016.

Arianan INT, Puger AW, Oka AA dan Sriyani NLP. 2014. Analisis Ekonomi Usaha Ternak Babi Dengan Pemberian Sekam Padi Dalam Ransum Yang Mengandung Limbah Hotel. Majalah Ilmiah Peternakan. 17 (2)

Bana, T. 2017. Nilai Ekonomi Penggunaan Pollard Dalam Ransum Komersial Babi Peranakan Landrace Fase Pertumbuhan. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Datoalin, Ignasius P. 2017. Analisis EkonomiPenggunaan Tepung Kulit Pisang Kepok Terfermentasi Dalam RansumBabi Peranakan Landrace. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Lipsey Richard. 1995. Pengantar Ekonomi Mikro (Terjemahan). Binarupa Aksara. Jakarta.

Ly, J., Sjofjan O., Djunaidi I.H., Suyadi. 2017. Effect of Supplementing Saccharomyces cerevisiae into Low Quality Local-Based Feeds on

Performance and Nutrient Digestibility of Late Starter Local Pigs. Journal of Agricultural Science and Technology A 7 (2017) 346-350. doi: 10.17265/2161-6256/2017.05.006.

Montgomery, D.C. dan Peck, E.A. 2006. Introduction a Linier Regression analisis. New York: John Wiley and Sons Inc

Murtidjo, B A. 1989. Pedoman Meramu Pakan Ternak. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

National Research Council. 1998. Nutrient Requirement of Swine. 10th ed. National Academy Press. Washington D C.

Praditia,D., W.Sarengat, M.Handayani.2015.Efisiensi Produksi Peternakan AyamPedaging Riski Jaya Abadi Kebumen Ditinjau Dari Efisiensi Manajemen,Teknis Dan Ekonomis. Animal Agriculture Journal 4(1): 75-80.

Purnamartha, I.M., Setiyono and Panjono.2014. Pengaruh Penggunaan Sekam Padi Dalam Ransum berbasis Limbah Hotel Kering Terhadap Pertumbuhan dan Karkas Babi. Buletin Peternakan.38(1): 51 -58.

Riyanto B. 1997. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Halaman 363-374. Edisi ke-4. BPFE-Yogyakarta, Yogyakarta.

Salam T. 2009. Analisis Finansial Usaha Peternakan ayam broiler pola kemitraan. Jurnal agrisistem 2 (1)

Soekartawi. 2006. Analisis Usaha Tani. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Sukanata, I.W., B. R. T. Putri, Suciani, Dan I G. Suranjaya. 2017. Analisis Pendapatan Usaha Penggemukan Babi Bali Yang Menggunakan Pakan Komersial (Studi Kasus Di Desa Gerokgak-Buleleng). Majalah ilmiah peternakan. 20 (2).

Sumadi, I K. 2017. Ilmu Nutrisi Ternak Babi. Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar

Utama I, Sulistiyanto, Setiani, Profil Mikrobiologis Pollard Yang Difermentasi Dengan Ekstrak Limbah Pasar Sayur Pada Lama Peram Yang Berbeda (Profile Microbiological Of Pollard Fermented With Extract Of Waste Vegetable Market In Different Long Ripened), 13 (2) : 26-30.

Yamin. M., 2002. Pengaruh Tingkat Protein Ransum Terhadap Konsumsi, Pertambahan Bobot badan dan IOFC Ayam Buras Umur 0-18 Minggu. Jurnal Agroland 9 (3) September 2002

Downloads

Published

2019-09-23

How to Cite

Kolo, K. ., Luruk, M. Y. ., & Ly, J. . (2019). Nilai Ekonomi Penggunaan Berbagai Jenis Konsentrat dalam Bahan Pakan Berbasis Pollard. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(3), 381–393. https://doi.org/10.57089/jplk.v1i3.203

Issue

Section

Articles