Suplementasi Enzim Xilanase dan Fitase pada Ransum Berbasis Tepung Ubi Kayu Terhadap Karkas Ayam Broiler

Authors

  • Metri Sandalina Kelin Fakultas Peternakan,Universitas Nusa Cendanna
  • N.G.A. Mulyantini Fakultas Peternakan,Universitas Nusa Cendanna
  • NP.F. Suryani Fakultas Peternakan,Universitas Nusa Cendanna

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v1i3.205

Keywords:

cassava, broiler chickens, xylanase, phytase

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi enzim xilanase dan fitase terhadap produksi karkas ayam broiler. Materi yang digunakan adalah 60 ekor DOC strain CP 707. Rancangan penelitian adalah acak lengkap dengan 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan yang diamati adalah R0: Ransum mengandung 30% tepung ubi kayu, R1: Tepung ubi kayu 30% + xilanase, R2: Tepung ubi kayu 30% + fitase, R3: Tepung ubi kayu 30% + xilanase + fitase. Variabel yang diukur adalah bobot karkas, persentase karkas, persentase potongan primal karkas dan lemak abdominal. Penambahan enzim xilanase dapat memperbaiki bobot karkas, persentase karkas dan persentase dada dan tidak berpengaruh pada persentase (paha, sayap, dan lemak abdominal), penambahan enzim fitase dapat memperbaiki bobot karkas, persentase karkas, persentase dada dan paha tetapi tidak berpengaruh terhadap persentase sayap dan lemak abdominal, kombinasi antara xilanase + fitase dapat memperbaiki bobot karkas, persentase karkas, persentase dada dan paha tetapi tidak  pengaruh pada persentase sayap dan lemak abdominal. Disarankan suplementasi enzim xilanase dan fitase perlu dilakukan pada ransum berbasis ubi kayu untuk menaikkan bobot karkas ayam broiler. Kata kunci : ubi kayu, ayam broiler, enzim xilanase dan fitase

The objective of the research was to investigate the effect of enzyme xylanase and phytase supplementation on broiler carcass. This research used 60 DOC broiler strain CP 707. The design of the research was Completely Randomized Design  with 4 treatments and 3 replicates. The 4 treatments were: 1) R0 commercial diet as control, 2) R1 = Diet based on 30% cassava meal + xylanase, 3) R2 = Diet based on cassava meal 30% + phytase, 4) Diet based on 30% cassva meal + xylanase + phytaase. Variables measured were : carcass weight, carcass percentage, percentage of primal cuts and abdominal fat percentage. Xylanase supplementation could improve carcass weight, carcass percentage, and breast percentage, but xylanase did not have significant effect on thigh percentage, wing percentace and abdominal fat percentage. Phytase supplementation could improve carcass weight, carcass percentage, breast and thigh percentage but it did not have any significant effect on wing percentage and abdominal fat percentage.  Combination of xylanase and phytase supplementation an be applied on diet based on 30% cassava diet to improve performans of carcass broiler. Keywords : cassava, broiler chickens, xylanase, phytase.

References

Abubakar, Natamijaya AG. 1999. Persentase

Karkas dan Bagian-bagiannya Dua

Galur Ayam Broiler Dengan

Penambahan Tepung Kunyit Dalam

Ransum. Broiler Peternakan. Edisi

Tambahan Fakultas Peternakan.

Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Achmanu, Rahardjo, Koentjoko, Susanto.

Pengaruh tingkat penggunaan

tepung sagu dalam pakan terhadap

penampilan itik mojosari jantan.

Agrivista. 20 (2) : 109-113.

Adamafio NA, Sakyiamah M, Tettey J. 2010.

Fermentation in cassava (manihot

esculenta crantz) pulp juice improves

nutritive value of cassava peel. J.

Biochem Res. 4 (3) :51-56.

Daud M, Piliang WG, Kompiang P. 2007.

Persentase dan kualitas karkas ayam

pedaging yang diberi probiotik dan

prebiotik dalam ransum. JITV. 12 (3):

-174.

Hadiwiyot S. 1992. Kimia dan Teknologi

Daging Unggas. Pusat Antar

Universitas Pangan dan Gizi.

Universitas Gajah Mada.Yogyakarta.

Haroen U. 2003. Respon ayam broiler yang

diberi tepung daun sengon (Abizzania

falcataria) dalam ransum terhadap

pertumbuhan dan hasil karkas. Jurnal

Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan, 6 (1):

-41.

Jaelani A. 2007. Peningkatan kualitas bungkil

inti sawit oleh kapang Trichoderma

reesei sebagai pendegradasi

polisakarida mannan dan pengaruhnya

terhadap penampilan ayam pedaging.

Kregel U, Dijkstra BM. 1996. The

dimensional structure of endo 1,4

xylanase from Aspergillus nige:

molecular basis for its low pH

optimum. J Mol Biol. 263:70 -78.

Khan SA, Chaudhry HR, Butt YS, Jameel T.

Ahmad F. 2013. The Effect of phytase

enzyme on the performance of broiler

flock. Poult. Sci. J. 1 (2): 117-125.

Mangais G, Najoan M, Bagau B, Rahasia

AC. 2016. Persentase karkas dan lemak

abdomen broiler yang menggunakan

daun murbei (morus alba) segar

sebagai pengganti sebagian ransum

basal. Jurnal Zootek. 36 (1) : 77-85

Muryanto PS, Hardjosworo R, Herman H,

Setijanto H. 2002. Evaluasi karkas

hasil persilangan antara ayam kampung

jantan dengan ayam ras petelur. Animal

Production. 4 (2) : 71-76

Richana N. 2002, Produksi dan Prospek

Enzim Xilanase dalam Pengembangan

Bioindustri di Indonesia. Bulletin

Agrobio. 5 (1): 29-36

Riki HD, Rudy S, Tintin K. Pengaruh

pemberian ransum berserat kasar beda

terhadap bobot hidup dan karkas ayam

jantan tipe medium 8 minggu. Jurnal

Ilmiah Peternakan Terpadu 3(2): 85-

Sahara E, Erfi R, Febrika M. 2012. Performa

ayam broiler dengan penambahan

enzim fitase dalam ransum. Jurnal

Peternakan Sriwijaya (JPS). 1 (1) : 34-

Salam S, Fatahilah A, Sunarti D, Isroli. 2013.

Bobot karkas dan lemak abdominal

broiler yang diberi tepung jintan hitam

(Nigella sativa) dalam ransum selama

musim panas. Jurnal Sains

Peternakan. 11 (2): 84-89.

Selle PH, Huang KH, Muir WI. 2003. Effect

of nutrient specifications and xylanase

plus phytase supplementation of wheta

bared diets on growth performance and

carcass traits of broiler chicks. J. Anim

Sci. 16 (10) : 1501 – 1509

Setiyatwan H. 2008. Pengaruh suplementasi

fitase, zing oksida, dan cupric sulfat

terhadap penampilan ayam broiler.

Jurnal Ilmu Ternak. 8 (1): 43– 46

Subekti K, Abbas H, Zura AK. 2012.

Kualitas karkas (berat karkas,

persentase karkas dan lemak abdomen)

ayam broiler yang diberi kombinasi

cpo (crude palm oil) d an vitamin c

(ascorbic acid) dalam ransum sebagai

anti stress. Jurnal peternakan

Indonesia. 14 ( 3): 447- 452

Suswono I, Rosidi, Tugiyanti E. 1992.

Bagian - Bagian Karkas Ayam Broiler

Dibawah Pengaruh Lantai Kandang

Dan Frekuensi Pemberian Pakan Yang

Berbeda. Laporan Hasil Penelitian.

Fakultas Peternakan Unsoed.

Purwokerto.

Yuniastuti A. 2002. Efek pakan berserat pada

ransum ayam terhadap kadar lemak

dan kolesterol daging broiler. JITV. 9

(3) : 175 - 183.

Xuan ZN, Kim JD, Lee JH, Han YK, Park

KM, Han IK. 2001. Effects of Enzyme

compleks on growth performance and

nutrient digestibility in pigs weaned at

days of Age. J. Anim Sci. 14 (2) :

– 236

Downloads

Published

2019-09-23

How to Cite

Kelin, M. S. ., Mulyantini, N. ., & Suryani, N. . (2019). Suplementasi Enzim Xilanase dan Fitase pada Ransum Berbasis Tepung Ubi Kayu Terhadap Karkas Ayam Broiler. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 1(3), 324–332. https://doi.org/10.57089/jplk.v1i3.205

Issue

Section

Articles