Pengaruh Penggunaan Campuran Dedak Padi Dan Lemak Telo (Dak-Low) Dalam Ransum Terhadap Parameter Darah Ternak Kambing Kacang
The Effect of The Use of Rice Brand and Beef Tallow (Dak-Low) In The Ration On Blood Parameters of Kacang Goat
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i1.580Keywords:
daklow, gula darah, glukosa darah, hemaglobin, hematokritAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daklow dalam ransum terhadap urea darah, glukosa, hemoglobin, hematokrit darah kambing kacang. Sebanyak 4 ekor kambing kacang, umur 11-12 bulan dengan berat badan 15-19 kg (+ 17 kg), KV 6,74 % digunakan sebagai ternak percobaan. Rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan digunakan sebagai rancangan percobaan. Ransum perlakuan disusun dalam bentuk ransum komplit (TMR/total mixed ration) dengan perbandingan rumput kering dan konsentrat 60:40. Perlakuan yang diterapkan adalah P0: Ransum tanpa (0%) daklow, P1: Ransum + 10% daklow, P2: Ransum + 15% daklow, P3: Ransum + 20% daklow.Data yang diperoleh dianalisa menggunakan analisis ragam (Anova) dan uji jarak berganda Duncan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan daklow dalam ransum komplit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap urea darah dan glukosa darah, sedangkan hemoglobin dan hematokrit darah nyata (P<0,05) dipengaruhi perlakuan. Disimpulkan bahwa pemanfaatan daklow dalam ransum ternak kambing tidak berpengaruh terhadap urea dan glukosa darah namun dapat meningkatkan nilai hemoglobin dan hematokrit darah ternak kambing kacang.Disarankan pemanfaatan daklow sebagai pakan ternak kambing karena tidak memberikan efek negatif dan penggunaan daklow 15% menunjukan peningkatan terhadap hemoglobin dan hematokrit darah.
References
Andriyanto YS, Rahmadani AS, Satyaningsih, Abadi S. 2010. Gambaran Hematologic domba selama transportasi: peran multivitamin dan meniran. Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia. 15(3): 134-136.
Anggorodi R. 1985. Kemajuan Muthakir dalam Ilmu Makanan Tenak Unggas. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.
Arifin HD, Zulfanita. 2012. Amonia Rumen dan Urea Darah Kambing Jawarandu Pengaruh Pemberian Daun Pepaya.Surya Agritama, 1 (1): 38-47.
Arifin Z. 2008. Beberapa unsur mineral esensial mikro dalam system biologi dan metode
analisanya. Jurnal Litbang Pertanian, 27(3):99-103.
Arora SP. 1995. Pencernaan Mikroba Pada Ruminansia. Diterjemahkan oleh : Retno Murwani. Editor Bambang Grigondo. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Penerbit Gadjah Mada University Press.
Cunningham JG. 2002. Textbook of Veterinary Phisiology. Saunders Company. United States of America.
Daud M, Fuadi Z, Mulyadi. 2017. Performa dan persentase karkas ayam ras petelur jantan pada kepadatan kandang yang berbeda. Jurnal Agripet. 17(1): 67-74.
Duncan JR, Prasse KW. 1997. Veterinary Laboratory Medicine, 1st edition. The Iowa State University Press, Ames, Iowa.
FacirohI, Prasetiyono, Subrata A. 2012. Kadar Protein Dan Urea Darah Kambing
PerahPeranakan Ettawah yang Diberi Wafer Pakan Komplit Berbasis Pakan KomplitMengandung Tongkol Jagung.Skripsi.Fakultas Peternakan, Universitas Hasanudin.Makasar.
Fahik J, Tahuk PK. 2019.Pengaruh Pemberian Silase Komplit Berbahan Dasar Hijauan Yang Berbeda Terhadap Kandungan Glukosa Darah Dan Urea Darah Kambing Kacang.Journal of Animal Sciens. 5(1) 5-7.
Frandson RD. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Yogyakarta: UGM. Press
Fraser HE, Mays A, Amstutz HE, Archibald J, Armour J, Blood DC, Newberne PM, Snoeyenbos GH. 1986. The Merck Veterinary Manual. Merk and Co., Inc., Rahway, N. J. USA. p.11677.
Ginting SP, Tarigan A, Krisnan R. 2012. Konsumsi fermentasi rumen dan metabolit darah kambing sedang tumbuh yang diberi silase I. Arrecta dalam pakan komplit. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 17 (1): 49-58.
Harper et al. 1980. Biokimia Review Of Physiological chemistry.Edisi 17. EGC: Jakarta
Hasibuan MSP. 2012. Manajemen SDM. Edisi Revisi, Cetakan Ke Tigabelas. Jakarta :
Bumi Aksara.
Isroli, Widiastuti E, Susanti S, Yudiharti T, Sugiharto. 2009. Observasi beberapa
variable hematologi ayam Kedu pada pemeliharaan intensif. Prosiding Seminar
Nasional Kebangkitan Peternakan. Hal: 548-557.
Jain. 1993. Essential of Veterinary Hematology. Philadelpia: Lea and Febiger.
Kimball JW. 1988. Biologi. Edisi Kelima. Jilid 2. Alih Bahasa: Siti Soetarmi Tjitrosomo dan Nawangsari Sugiri. Erlangga. Jakarta.
Kohn RA, Dinneen MM, Russek-Cohen E. 2005. Using blood urea nitrogen to predict nitrogen excretion and efficiency of nitrogen utilization in cattle, sheep, goats, horses, pigs, and rats. J. Anim. Sci. 2005. 83:879–889
Marhaeniyanto E, Susanti S, Siswanto B. (2019). Profil Darah Kambing Peranakan Ettawa Jantan Muda Yang Disuplementasi Daun Tanaman Dalam Konsentrat.In Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH 2019). Universitas Widyagama. Malang.
Martawidjaja M,Setia B, Sitorus SS. 1999. Pengaruh Tingkat Protein Energi Ransum terhadap Kinerja Produksi Kambing Kacang Muda, Balai Penelitian Ternak.Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner.
Mastika IM. 1992. Lemak Telo Salah Satu Limbah Rumah Potong Hewan dan Manfaatnya untuk Makan Ternak. Materi Short Course On Recycling Of Agricultural and Indutrial By-Products and Waste for Animal Feed and Relation to Environtmental Santation, Fapet Unud, Denpasar. Februari 1992.
Murray RK. Granner, D. K., Mayes, P. A., Rodwell, V. W. 2003. Biokimia Harper. Ed. 25.EGC. Jakarta. 195
Olivares-Peres JF. Aviles-Nova J, Rojas-Hernandez S, Albarran-Portilo B, Castelan-Ortega OA. 2011. Identification uses and measurement of foder legumes trees in South faremers of the State of Mexico. Tropical and Subtropical Agroecosystems. 14: 739-828.
Parakkasi A. 1995.Ilmu Makanan dan Ternak Ruminan. Universitas Indonesia
Press, Jakarta.
Parakkasi A. 1999.Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan.Universitas Indonesia Press. Jakarta
Pearce EC. 2002. Anatomi dan Histologi untuk Paramedis.Gramedia. Jakarta.
Prawirokusumo S. 1993. Ilmu Gizi Komparatif. Yogyakarta: BPFE.
Raguati dan Rahmatang. 2012. Suplementasi Urea Saka Multinutrien Blok (USMB) plus terhadap hemogram darah kambing Peranakan Ettawa (PE). Jurnal Peternakan Sriwijaya (JPS) 1 (1) : 55-64.
Rahayu ID, Zalizar L, Widianto A, Yulianto MI. 2017. Karakteristik dan Kualitas Silase Tebon Jagung (Zea mays) Menggunakan Berbagai Tingkat Penambahan Fermentor yang Mengandung Bakteri Lignochloritik. Seminar Nasional dan Gelar Produk 2017, 730 -737.
Rosadi F. 2013. Profil Darah Kambing Peranakan Etawah Laktasi yang Mendapat Ransum dengan Berbagai Level Indigofera Sp. Berbentuk Pellet.Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.










