Fraksi Serat Batang Pisang Hasil Hidrolisis Filtrat Abu Sekam Padi (FASP) sebagai Pakan Ruminansia

The Fractoin of Banana Stem Fiber Due To Hydrolysis of Rice Chaff Ash Filtrate (RCAF) as Ruminants Feed

Authors

  • Yuyun Tallan Animal Husbandry Faculty
  • Twen O. Dami Fato Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Mariana Nenobais Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v3i1.594

Keywords:

batang pisang, filtrat abu sekam padi (FASP), hidrolisis

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pakan Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana Kupang selama 9 minggu yang terbagi dalam 3 tahapan, yaitu: tahap persiapan, tahap hidrolisis, serta tahap analisis laboratorium, tabulasi dan analisis data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai nutrisi dari batang pisang akibat hidrolisis dengan filtrat abu sekam padi (FASP) 20% b/v pada lama pemeraman yang berbeda terhadap kandungan serat kasar, NDF, ADF, dan lignin. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut adalah: R0 = hidrolisis batang pisang tanpa pemeraman (sebagai kontrol); R1 = hidrolisis batang pisang selama 1 minggu; R2 = hidrolisis batang pisang selama 2 minggu; dan R3 = hidrolisis batang pisang selama 3 minggu. Konsentrasi FASP yang digunakan adalah 20% b/v dari berat substrat untuk semua perlakuan. Variabel yang diamati adalah kandungan serat kasar NDF, ADF, dan lignin. Data dianalisis dengan analisis ragam, jika terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman 1-3 minggu mampu menurunkan kandungan fraksi serat batang pisang yang dihidrolisis dengan alkali alamiah FASP pada konsentrasi 20% b/v (serat kasar dari 30,64 menjadi 27,93%; NDF dari 56,05 menjadi 49,92%; ADF dari 35,94 menjadi 31,14%; dan lignin dari 12,97 menjadi 9,18%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa lama pemeraman berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan kandungan serat kasar, NDF, ADF dan lignin. Disimpulkan bahwa kandungan serat kasar, NDF, ADF, dan lignin batang pisang yang dihidrolisis dengan FASP pada konsentrasi 20% b/v terbaik (efisien dan optimal) pada lama pemeraman dua minggu ditinjau dari kandungan masing-masing variabel terendah yakni serat kasar (27,93%), NDF (49,92%), ADF (31,14%), dan lignin (9,18%).

References

Akmal. 1994. Pemanfaatan Wastelarge Jerami Padi sebagai Bahan Pakan Sapi FH Jantan. Tesis. Fakultas Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Anggrodi, R. 1994. Ilmu Makana Ternak Umum. Cetakkan kelima. Penerbit PT Gramedia. Jakarta.

Arif, R. 2001. Pengaruh Penggunaan Jerami Pada Amoniasi Terhadap Daya Cerna ADF, NDF, dan ADS Dalam Ransum Domba Lokal. Jurnal Agroland 8(2):208-215.

BPS NTT. 2018. Nusa Tenggara Timur Dalam Angka, Kupang

Dami Dato, T. O. 1998. Pengolahan Rumput Sorgum plumosum var. Timorense Kering dengan Filtrat Abu Sekam Padi (FASP) Terhadap Perubahan Komponen Serat dan Kecernaannya secara in vitro. Tesis. Program Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Bandung.

Doni Rini, N. 2018. Evaluasi Perubahan Kecernaan in vitro Bahan Kering, Bahan Organik, dan Kandungan Serat Kasar Batang Pisang Hasil Olahan Filtrat Abu Sekam Padi (FASP) Dengan Konsentrasi Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Gomez, K. A., dan A. A. Gomez. 1995. Prosedur Statistik Untuk Penelitian Pertanian. Edisi Kedua. Penerjemah: E. Sjamsuddin dan J. S. Baharsjah. Pendamping: A. H. Nasution. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).

Harris, L. 1970. Nutrition Research Technique for Domestic and Wild Animals. Animal Science Departement Utah State University.

Houston, J. 1972. Rice Chemistry and Technology. American Association of Cereal “Chemist Inc. St. Paul, Minnesotaâ€.

Ismadi, V. D. Y. B. 1990. Peningkatan Manfaat Ampas Tebu Melalui Pengolahan Dengan Larutan Abu Sekam Padi, Urea dan Sumber Urease Sebagai Bahan Pakan yang Diberikan Pada Domba. Tesis. Program Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Bandung.

Kale Lado, L. J. M. Ch. 2007. Evaluasi Kualitas Silase Rumput Sudan (Sorghum sudanense) Pada Penambahan Berbagai Macam Aditif Karbohidrat Mudah Larut. Tesis. Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami Padi Sebagai Makanan Ternak. Yayasan Dian Grahita. 9-77.

Losa,U. M. 2018. Evaluasi Parameter Rumen Secara in vitro Batang Pisang Hasil Hidrolisis Menggunakan Filtrat Abu Sekam Padi (FASP). Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

McDonald, P., R. A. Edward, and J. F. D. Greenhalgh. 1988. Animal Nutrition. 2nd Ed. Longman Scientific and Technical Co., Publish in The United State with John Willey and Sons, Inc., New York.

Munadjim. 1983. Teknologi Pengolahan Pisang. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Mutmainnah, H. 2008. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Probiotik Dari Saluran Pencernaan Ayam Kampung (Gallus domesticus). Skripsi. Fakultas Mtematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin. Makasar

Nurwahijab. 2016. Kandungan NDF (Neutral Detergent Fiber) dan ADF (Acid Detergent Fiber) Silase Pakan Lengkap Berbahan Utama Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Dengan Lama Fermentasi Yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanudin, Makassar.

Pezo, D., And A. Fanola. 1980. Chemical Composition and in vitro Digestibility of Pseudostem and Leaves of Banana. Trop. Anim. Prod. 5: 81-86.

Santi, R.K., D. Fatmasari, S.D. Widyawati, dan W.P.S. Suprayogi. 2012. Kualitas dan Nilai Kecernaan In Vitro Silase Batang Pisang (Musa Paradisiaca) dengan Penambahan Beberapa Akselator. Tropical Animal Husbandry 1(1):15-23.

Sutardi, T. 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. Jilid I. Departemen Ilmu Makanan Ternak. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Suwandyastuti, S. N. O., T. Sutardi, dan Sastradipraja. 1984. Berbagai Perlakuan Kimia Untuk Meningkatkan Manfaat Jerami Padi Sebagai Makanan Ruminansia. Bagian Ilmu Makanan Ternak. Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Sudirman, Surakarta.

.

Tilman, A. D., H. Hartadi., S. Reksohadiprojo., S. Prawirokusumo, dan S. Lebdosoekojo. 1984. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan Kedua. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Van Soest, P. J. 1982. Nutritional Ecology of The Ruminant Metabolism Chemistry and Forage and Plant Fiber. Cornell University. Oregon. USA.

Young, A. R., and R. M. Rowel (Editors). 1986. Cellulose Structure, Modification and Hydrolysis. John Wiley and Sons, Inc., New York.

Yulianto, P. dan C. Suprianto. 2010. Pembesaran Sapi potong Secara Intensif. Penerbit Swadaya. Jakarta

Yunilas. 2009. Bioteknologi Jerami Padi Melalui Fermentasi Sebagai Bahan Pakan Ternak Ruminansia. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Downloads

Published

2021-03-18

How to Cite

Tallan, Y., Fato, T. O. D. ., & Nenobais, M. (2021). Fraksi Serat Batang Pisang Hasil Hidrolisis Filtrat Abu Sekam Padi (FASP) sebagai Pakan Ruminansia: The Fractoin of Banana Stem Fiber Due To Hydrolysis of Rice Chaff Ash Filtrate (RCAF) as Ruminants Feed. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(1), 1366–1374. https://doi.org/10.57089/jplk.v3i1.594

Issue

Section

Articles