Pengaruh Penggunaan Campuran Dedak Padi Dan Lemak Telo (Daklow) Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Nutrien Ternak Kambing Kacang
The Effect Use of Mixed Rice Bran and Beef Tallow In The Ration on Intake and Digestibility Nutrien of Goats
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i1.608Keywords:
Dedak padi, lemak telo, ternak kambing, konsumsi, kecernaanAbstract
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana selama 8 minggu (Febuari - April 2020). Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan campuran dedak padi dan lemak telo (daklow) dalam ransum terhadap konsumsi dan kecernaan nutrien ternak kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Imbangan dedak padi dengan lemak telo yang digunakan adalah 60:40 dan imbangan rumput dan konsentrat 60:40. Perlakuan yang diterapkan adalah P0= hijauan + konsentrat (tanpa dak-low), P1= hijauan + konsentrat dengan 10% dak-low, P2= hijauan + konsentrat dengan 15% dak-Low, P3=hijauan + konsentrat dengan 20% dak-low. Data dianalisis menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa penggunaan daklow dalam ransum nyata (P<0,05) mempengaruhi konsumsi dan kecernaan nutrien ternak kambing. Uji jarak berganda Duncan menunjukkan bahwa perlakuan 10% dan 15% dak-low dalam konsentrat tidak berbeda dengan perlakuan P0 (control) pada parameter yang diukur. Disimpulkan bahwa penggunaan dak-low (dedak padi dan lemak telo) dalam ransum dengan level 15% dapat digunakan dalam konsentrat pada ransum ternak kambing.
References
De Carvalho MC, Soeparno, Ngadiyono N. 2010. Pertumbuhan dan produksi sapi karkas sapi peranakan ongole dan simental peranakan ongole jantan yang dipelihara secara feedlot. Buletin Peternakan 34(1): 38-46.
Fernandes JL. (1999). Rumen by-pass fat for dairy diets: when to use which type. Feed international, 18-21.
Mastika IM. 1990. Pemanfaatan lemak sapi sebagai sumber energi alternative pada ransum ayam. Proc. Seminar Nasional Sapi Bali. 20-22 September 1990, Dempasar, Bali
Mastika IM. 1992. Lemak telo salah satu limbah rumah potong hewan dan manfaatnya untuk makanan ternak. Materi short course on Recyling of Agicultural and iIndustrial By-Product and Waste for Animal Feed and Relation to Environtmental sanitattion. Fapet Unud. Denpasar. Febuari 1992.
Nitis IM. 1981. Raw Materials for concentrate. Proc. First Asean. Workshop on the Technologi of Animal feed Production Utilizing Food Waste Materials. 26-28 August 1981 Bandung, Indonesia.
Nursiam I. 2010. Kandungan Nutrisi Dedak. URL : //intanursiam, wordprees.com/tag/kandungan-nutrisi-dedak-padi/.herst diunduh 7 april 2016.
Parakasi A. 1999. Ilmu Gizi dan Makanan Ternak Ruminan. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Priyanto D, Setiadi B, Setiyanto H. 2002. Performan ekonomi kambing kaboer dan kambing kacang pada kondisi stasiun penelitian Cilebut. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Balai Penelitian Ternak, Bogor.
Pujiawati Y. 2013. Penambahan Minyak Biji Bunga Matahari Pada Ransum Induk Domba Terhadap Kecernaan Zat Makanan Dan Komposisi Susu Domba. Departemen Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan. Fakultas Peternakan. Institute Pertanian Bogor. Bogor.
Purwati CS. 2010. Pengaruh Penggunaan Minyak Ikan Lemuru, Minyak kelapa Sawit, dan Bungkil Kelapa Sawit Terproteksi Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Protein, pH dan NH3 Cairan Rumen Sapi PO Berfistula. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Sukarta.
Rasyaf M. 2002. Bahan makanan unggas di indonesia. Cetakan ke 9. Penerbit Kanisius, yogyakarta.
Suprapto HF, Suhartati M, Widiyastuti T. 2013. Kecernaan serat kasar dan lemak kasar complete feed limbah dengan sumber protein berbeda pada kambing peranakan etewa lepas sapih. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(3):938-946, Jakarta.
Sutowo I, Adelina T, Febrina D. 2016. Kualitas Nutrisi Silase Limbah Pisang Batang Bonggol dan Level Moleases yang Berbeda sebagai Pakan Alternatif Ternak Ruminansia. Jurnal Peternakan Vol, 13 No, 2, September 2016: 41-47. ISSN 1829-87294, Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN SUSKA Riau.
Swennen DG, Jansesens PJ, Decuypere E, Buyse J. 2004. Effect of substitation between fat and protein on feed intake and its regulatory mechanisme in broiler chicken. Energy and protein metabolisme and diet induced thermogenesis. Poult Sci 83(12) : 731-742.
Tanuwiria UH. 2004a. Pengaruh Penambahan Kompleks Mineral-Asam Lemak terhadap Kecernaan Ransum dan Populasi Mikroba Rumen Domba Priangan Betina. J Ilmu Ternak 4(2) : 70-76
Tilman AD, Hartadi H, Reksohadiprojo S, Prawirokusumo S, Lebdosoekojo S. 2005. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Penerbit : Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Thomas JVS, Tafsin M, Daulay AH. 2014. Kecernaan bahan kering dan bahan organik
ransum yangmengandung pelepah daun kelapa sawit denganperlakuan fisik, kimia, biologis dan kombinasinya pada domba. Jurnal Peternakan Integratif 3(1): 62-70.
Wie Lawa ED, Lazarus EJL, Kleden MM. 1998. Efek Penggunaan Campuran Dedak Padi dan Lemak Telo (Dak-low) Sebagai Sumber Energi Terhadap Pertumbuhan Ternak Kambing. Laporan Hasil Penelitian. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana Kupang. Kupang.
Wina E, Susana. 2013. Manfaat Lemak Terpoteksi Untuk Meningkatkan Produksi dan Reproduksi Tenak Ruminasia.Wartasoa. Bogor. 23(4):176-184.
Wuisan CMDL. 1993. Pengaruh pemberian minyak kelapa dan minyak jagung serta kombinasinya dalam ransum sebagai sumber energi terhadap kecernaan ransum babi.Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado.










