Pengaruh Penggantian Tepung ikan dengan Tepung Daun Kelor terhadap Biokimia Darah Ternak Kambing yang Diberi Pakan Silase Rumput Kume dan Daun Gamal
The Effect of Replaced Fish Meal by Moringa Leaf Meal in Concentrate on Blood Biochemical of Goats Fed Mixture Silage of Kume Grass-Gliriciadia Leaf
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i4.656Keywords:
Tepung ikan, tepung daun kelor, biokimia darah, penggantian, silaseAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penggantian tepung ikan dengan tepung daun kelor dalam konsentrat terhadap biokimia darah ternak kambing yang diberi pakan silase rumput kume dan daun gamal. Penelitian ini menggunakan 4 ekor ternak kambing kacang dengan kisaran umur 12-15 bulan, dan bobot badan berkisar antara 19,95–22,30kg dengan rerata 21,14kg (KV=4,93%). Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan desain Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan sebagai rancangan percobaan. Keempat percobaan yang diterapkan adalah K0 (silase+konsentrat mengandung 100% tepung ikan), K25 (silase+konsentrat mengandung tepung ikan 75% dan tepung daun kelor 25%), K50 (silase+konsentrat mengandung tepung ikan 50% dan tepung daun kelor 50%) dan K75 (silase+konsentrat mengandung tepung ikan 25% dan tepung daun kelor 75%). Parameter yang diamati adalah biokimia darah yaitu eritrosit, leukosit, hemoglobin dan trombosit. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa penggantian tepung ikan dengan tepung daun kelor dalam konsentrat berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap eritrosit, leukosit, hemoglobin dan trombosit darah ternak kambing yang diberi pakan silase rumput kume dan daun gamal. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor sebagai pengganti tepung ikan dalam konsentrat dapat digunakan sampai pada level 75% dengan menghasilkan biokimia darah dalam kisaran normal.
References
Anggorodi HR. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. Cetakan V. PT. Gramedia. Jakarta.
Alfian R, Susanto Y, dan Khadizah S. (2017). Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Dengan Penyakit Penyerta Di Poli Jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura. Jurnal Pharmascience ,(4): 39-47.
Astuti DA, Ekastuti DR, Sugiarti Y, Marwah. 2008. Profil darah dan nilai hematologi domba lokal yang dipelihara di Hutan Pendidikan Gunung Walat Sukabumi. J Agripet. 8 (2): 1-8.
Ciaramella P, Corona M, Ambrosio R, Consalvo F, and Persechino A. 2005. Hamatological Profil or Non Lacting Mediterranian Buffaloes (bubalus bubalis) Ranging in Age From 24 Months to 14 Years.Reseach in Veterynary science.79 : 77 – 80.
Dami Dato TO. 1998. Pengelolaan rumput kering dengan fitrat abu sekam padi (FASP) terhadap perubahan komponenserat dan kecernaannya secara in vitro. Thesis Pasca Sarjana, Universitas Padjajaran Bandung.
Giorgi, P. 2000. Flavonoid An Antioxidant. Journal National Product. 63. 1035 – 1045.
Guyton AC. and JE. Hall. 2006. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi ke-11. Setiawan Irawati, Penerjemah; Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta. Terjemahan dari Textbook of Medical Physiology.
Harper, H. A., V. W. Rodwell, and P. A. Mayes. 1979. Biokimia (Review of physiological chemistry). Alih Bahasa: M. Muliawan. Lange Medical Publications. Los Altos, California.
Hartadi H, Reksohadiprojo S, Tilman AD. 1997. Komposisi Bahan Pakan Untuk Indonesia.Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
Hartati E, Saleh A, dan Sulistidjo ED. 2009. Optimalisasi Proses Fermentasi Rumen Dan Pertumbuhan Sapi Bali Melalui Suplementasi Zn-Cu Isoleusinat dan ZnSO4 pada Ransum Berbasis Standing Hay Rumput Kume (andropogon timorensis) Amoniase. Laporan Penelitian Fundamental Fakultas Peternakan, Undana Kupang.
Johnson KE. 1994. Seri Kapita Selekta Histologi dan Biologi Sel. Binarupa Aksara, Jakarta. (Diterjemahkan oleh A. Gunawijaya).
Kleden MM, Soetanto, Kusmartono H, Kuswanto. 2017. Concentration Of Progesterone and Prolactin Hormones and Milk Production Of New Zealand White Rabbits Doe Fed Moringa Leaves Meal. Mediteranean Journal Of Social Science, (Vol 6 No 3, Hal 79-85).
Muro JK, Muhikambele VRM, and Sarwatt SV. 2003. Moringan Oleifera Leaf Meal Can Replace Cottonseed Cake In The Concerate Mix Feed With Rhodes Grass (Choris gayana) Hay For Growing Sheep. Livestock Research For Rural Development 15(11).
Murtidjo BA. 2001. Memelihara Kambing sebagai Ternak Potong dan Perah. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Musmulyadi. 2011. Profil darah dan konsentrasi serum protein pada domba yang diberi daun Moringa oleifera lamk, Gliricidia sepium dan Artocarpus heterophyllu. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor (Skripsi Sarjana Peternakan).
Preston TR, and Leng RA. 1987. Matcing Ruminant Production System with Available Resources in the Tropic. Penambul book. Armidale.
Rahayu ID, Zalizai L, Widianto A, dan Yulianto MI. 2017. Karakteristik dan Kualitas Silase Tebom Jagung (Zea Mays) Menggunakan Berbagai Tingkat Penambahan Fermentor yang Mengandung Bakteri Lignochoritile Seminar Nasional dan Gelar Produk 2017;730-737.
Raguati dan Rahmatang. 2012. Suplementasi Urea Saka Multinutrien Blok (USMB) Plus Terhadap Hemogram Darah Kambing Peranakan Etawa (PE) 1 (1). Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Jambi.
Rohmah AN, Wahyono F, dan Achmadi J . 2020. Pengaruh Substitusi Bungkil Kedelai dengan Daun Kelor (M. oleifera) terhadap Profil Darah Merah Kambing Pra –Sapih. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. 15 (1): 29-36.
Saputra, D. R., T. Kurtini, dan Erwanto. 2016. Pengaruh Penambahan Feed Aditif Dalam Ransum Dengan Dosisi Yang Berbeda Terhadap Bobot Telur Dan Nilai Haugh Unit (HU) Telur Ayam Ras. Jurnal Ilmu Peternakan Terpadu. Vol. 4(3);230-236.
Sastradipradja D, Sikar SHS,Widjajakusuma R, Ungerer T, Maa T, Nasution H, Sunawinata R, dan Hamzah R. 1989. Penuntun Praktikum Vetereiner. PAU Ilmu Hayat. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Smith JB, dan Mangkoewidjojo S. 1998. Pemeliharaan, Pembiakan Dan Penggunaan Hewan Percobaan Di Daerah Tropis. UI Press. Jakarta Hlm. 37-57.
Soeharsono. 2010. Fisiologi Ternak. Widiya Padjadjaran. Bandung. 93 – 110.
Soetanto H. 2000. The Use Of Medicated Block As Feed Supplement And Control og Gastro Intestinal Parasites In Heifer and Lactating Dairy Cows. A Project Report submitted to IAEA/FAO.Vienna.
Stallings CC. 2003. Consider Theses Maximums And Remember Combinations When Formulating Rations. Departement of dairy scince. Virginia tech, blacksburg. Vol.24, no.4
Steel RGD. dan Torrie JH, 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik) Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Sukanten S, Puma K and Nitis IM. 1994. Effect Of Cutting Height On The Growth Of Glirisidia Sepium Provenances Grown Under Alley Cropping System. Proch. 7th MAP. Animal Congress, Bali. ISPI. 505 – 506.
Teixeira E, Carvalho M, Neves V, Silva M, dan Arantes P. 2014. Chemical characteristics and fractionation of proteins from Moringa oleifera Lam. leaves. Journal Food Chem 147 ( 2) : 51-54.
Wardayanto N. 2004. Penampilan Produksi Domba Lokal Jantan Yang Diberi Produk Fermentasi Jerami Padi dengan Ragi Isi Rumen. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang. ( Tesis Magister Ilmu Ternak).
Weiss DJ, Wardrop KJ. 2010. Schlams Veterinary Hematology Edisi ke-6. USA: Blackwell Publishing Ltd. Halaman 123: 852-856.
Winarti S. 2010. Makanan Fungsional, Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama.










