Pengaruh Tepung Apu-Apu (Pistia stratiotes) Mesubstitusi Sebagian Ransum Basal Terhadap Performan Dan Income Over Feed Cost (Iofc) Ternak Babi Peranakan Landrace Fase Grower

Effect of Apu-Apu (Pistia stratiotes) Flour Substitutes Partially Basal Rations On Performance And Income Over Feed Cost (Iofc) Grower Landrace Breed Pig

Authors

  • Ferdianus Ralfan universitas nusa cendana
  • Sabarta Sembiring Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Tagu Dodu Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.57089/jplk.v3i4.693

Keywords:

Babi, tepung apu-apu, performan, income over feed cost (IOFC)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung apu-apu (Pistia stariotes) dalam ransum basal terhadap performa dan income over feed cost (IOFC) ternak babi landrace fase grower. Materi yang digunakan adalah 12 ekor ternak babi peranakan landrace jantan kastrasi berumur 3-4 bula yang memiliki bobot badan awal 36 - 58 kg dengan rata-rata 48,17 kg dan koevisien variasi (KV) adalah 15,27%. Metode percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu: R0= ransum basal (sebagai kontrol); R1 (95 ransum basal + 5% tepung apu-apu); R2 (90 ransum basal + 10% tepunga pu-apu); dan R3 (85 ransum basal + 15% tepunga apu-apu). Variabel yang diteliti  adalah: performa yang terdiri dari konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan income over feed cost. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa efek penggunaan tepung apu-apu dalam ransum basal berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan income over feed cost. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penggunaan tepung apu-apu sebagai substitusi ransum basal sebanyak 15%  baik untuk  performa ternak babi Landrace fase pertumbuhan dan secara eknomis cukup menguntungkan (nilai IOFC) dalam usaha peternak babi grower..

Kata kunci: Babi, tepung apu-apu, performan,  income over feed cost

ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the effect of using apu-apu flour (Pistia stariotes) in the basal ration on the performance and income over feed cost (IOFC) of landrace pigs in the grower phase.  Material used were 12 castration male landrace pigs aged 3-4 months which had an initial body weight of 36 - 58 kg with an average of 48.17 kg and the coefficient of variation (KV) was15.27%. The experimental method used was a randomized block design (RAK) with 4 treatments and 3 replications. The treatments tested were: R0= basal ration (as control); R1 (95 basal ration + 5% apu flour); R2 (90 basal ration + 10% powdery mildew); and R3 (85 basal ration + 15% mealybug). Variables studied were: performance consisting of ration consumption, body weight gain, feed conversion ratio and IOFC.  Results of the analysis  showed that the effect of using apu-apu flour in the basal ration had no significant effect (P>0.05) on ration consumption, body weight gain, feed conversion ratio  and IOFC. The conclusion of this study is that the use of apu-apu flour as a basal ration substitution as much as 15% is good for the performance of Landrace pigs in the growth phase and economically quite profitable (IOFC value) in the grower pig breeder business.

Keywords: Pig, apu-apu flour, performance, income over feed cost

 

Author Biographies

Sabarta Sembiring, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Tagu Dodu, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

References

Anggorodi R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Unggas. Universitas Indonesia, Jakarta.

Fahrudin A, Tanwiriah W dan Indrijadi H. 2017. konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam lokal di Jimmy’s Farm Cipanas Kabupaten Cianjur. Students e-Journal. 6 (1) : 1-8.

Heryfianto F, Aryanta IMS dan Dodu T. 2015. Pengaruh penambahan tepung kunyit dalam ransum basal terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konsumsi protein kasar dan konversi ransum ternak babi.Jurnal Nukleus Peternakan. 2 (2) : 200-207.

NRC 1998. (Nutrient Requirement of Swine.) 10thed: National Academy Press. Washington, D.C.

Parakkasi A. 1994. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Monogastrik. Faakultas Peternakan IPB. Bogor.

Razak AD, Kiramang K Dan Hidayat MN. 2016. Pertambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum ayam ras pedaging yang diberikan tepung daun sirih (Piper Betle Linn) sebagai imbuhan pakan. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. 3 (1) : 135 – 147.

Siagian, HP. 1999. Manajemen Ternak Babi, Diktat KuliahJurusan Ilmu Produksi Ternak. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sihombing, DTH. 2006. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Sinaga S. 2000. Pengaruh Pemberian Ransum Yang Mengandung Aditif Tepung Kunyit pada Babi Pertumbuhan.Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Padjajaran. Bandung.

Sutama, S. 2005. Pengaruh suplementasi kapu-kapu (Pistia stratiotes L.) dalam ransum terhadap kolesterol pada serum dan daging ayam kampung.Skripsi. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan,Universitas Udayana. 49-56

Tanghamap ST, Dodu T dan Suryani NN. 2016. Pengaruh penambahantepung kunyit dalam ransum basaa terhadap pertambahan ukuran linear tubuh dan income overfeed cost pada babi. Jurnal Nukleus Peternakan. 3 (1) : 61 - 68.

Tefa SM, Lay WA, Dodu T. 2017. Pengaruh substitusi pakan komplit dengan pollard terhadap pertumbuhan ternak babi betina peranakan landrace fase pertumbuhan. Jurnal Nukleus Peternakan. 4 (2) : 138 – 146.

Tillman AD, H Hartadi, S Reksohadiprodjo, S Prawirokusumo, S Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Ullo M, Randa SY, Hartini S. 2020. Kecernaan nutrien dan performa ternak babi fase starter yang diberi pakan campuran bahan pakan limbah.Livestock and Animal Research. 18 (2) : 97 – 106.

Downloads

Published

2021-12-13

Issue

Section

Articles