Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Difermentasi EM-4 pada Liquid Feeding terhadap Konsumsi, Kecernaan Lemak Kasar dan Serat Kasar Babi Starter
The Effect of Moringa Extract (Moringa oleifera Lam) EM-4 Fermented in Liquid Feeding on Consumption, and Crude Fiber Digestibility of Starter Pig
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i4.704Keywords:
Keywords:, Pig,, Moringa,, EM-4,, DigestibilityAbstract
ABSTRAK
Penelitian telah dilaksanakan di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu Taebenu, Kabupaten Kupang selama 8 minggu terhitung sejak tanggal 29 Juli - 29 September 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) difermentasi EM-4 pada liquid feeding terhadap konsumsi, kecernaan lemak kasar dan serat kasar babi peranakan duroc fase starter. Materi yang digunakan adalah 12 ekor ternak babi peranakan Duroc fase starter yang berumur 2-3 bulan dengan berat badan awal 12,5 sampai 21 kg (KV=19,81%). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan masing-masing perlakuan adalah: R0 : 100% ransum basal liguid feeding ( control) R1 : Ransum basal liguid feeding + 5% ekstrak daun kelor dalam larutan EM-4 R2 : Ransum basal liguid feeding + 10% ekstrak daun kelor dalam larutan EM-4 R3 : Ransum basal liguid feeding + 15% ekstrak daun kelor dalam larutan EM-4. Variabel yang diukur adalah konsumsi lemak kasar, kecernaan lemak kasar, konsumsi serat kasar dan kecernaan lemak kasar. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi serat kasar, kecernaan lemak, dan kecernaan serat kasar namun berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi lemak kasar. Disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor difermentasi EM-4 pada liquid feeding tidak mempengaruhi konsumsi lemak kasar level 10-15%, akan tetapi meningkatkan konsumsi serat kasar, kecernaan lemak kasar dan kecernaan serat kasar pada level pemberian 10-15% pada ternak babi peranakan duroc fase starter.
References
DAFTAR PUSTAKA
Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makan Ternak Unggas. Jakarta : Universitas Indonesia.
Church, D. C. 1991. Livestcok feed and feeding. 3 ed. New Jersey, printice-hall, inc.:278-279
Gaspersz, V., 1991. Metode Perancangan Percobaan. Cv. Armino Bandung.
Hestera, T. S., 2008. Efek Penggunaan Tepung Daun Kelor dalam Pakan Terhadap Presentase Karkas, Presentase Desposisi Daging Dada Presentase Lemak Abdominal dan Kolesterol Daging Ayam Pedaging. Skripsi Program Study Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang.
Ichwan, 2003. Membuat Pakan ras Pedaging. Tanggerang: Agro Media Pustaka.
Jansen, B. B. And L. L. Mikkelsen. 1998. Feeding Liquid diets to pigs. In: Recent advance in animal nutrition (Ed. P. C. Garnsworth nad J. Wisemen). Nottingham University Perss. UK. Pp. 107-126.
Kambe. MH, Dodu T, Aryanta IMS, Suryani NN 2020. Efek penggunaan larutan daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam liguid
feeding terhadap erforman dan income over feed cost babi peranakan landrace fase starter-grower. Jurnal peternakan Lahan
Kering. 2 (2) : 790-798.
Kartasudjana, R. Dan E. Suprijatna. 2006. Manajemen Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta.
Manihuruk. F. H, Ismail, Rastina, Razali, Mustaf. S, Zuhrawati, Muhammad J. 2018. Effeek of Fermented moringa leaf (Moringa oleifera) powdes in Feed To Inerease Broiler Carcass Weislet. Jurnal Medika Veterinaria 12(2):103-109
Murtidjo, B. A. 1999. Pedoman Meramu Pakan Unggas. Kanisius, Yogyakarta.
NRC. 1998 Nutrient Requirements of swine. Washington, D.C, National Academy Press
National Research Council (N. R. C.). 2012. Nutient Requiremen of Swine. 11st Ed. National Academy of Science, The National Academies Press, U.S.A.
Nuhu F. 2010. Effect of moringa leaf meal (MOLM) on nutrient digestibility, growth,carcass and blood indicies of weaner rabbits. MSc thesis Kwame Nkrumah University of scince and Technology, Ghana.
Prawitasari, R.H., V. D. Y. B. Ismadi., I. Estiningdriyati. 2012. Kecernaan Protein Kasar Serta Laju Digesta Pada Ayam Arab Yang Diberi Ransum Dengan Berbagai Level Azolla Microphylla . Animal Agricilture journal. Vol.2. No. 1 (147-483).
Rere F.Y. 2020.Menguji tentang pengaruh suplementasi larutan daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam bentuk liquid feed terhadap konsumsi kecernaan serat kasar dan lemak kasarpada ternak babi. Skripsi peternakan Kampus Nusa Cenana kupang.
Rohi, A. P 2020 efek penggunaan larutan daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam liquid feeding terhadap konsumsi kecernaan serat kasar dan lemak kasar ternak babi. Jurnal peternakan lahan kering vol. 2 (4) : 1045-1051
Rohman, F., R Handarini dan H Nur. 2018. Performa Burung Puyuh (Coturnix-Broin. 2010) Grower and processing moringa leaves. France: Imprimerie Horizon
Sarjono, H. T. 2008. Efek Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera, Lam) Dalam Pakan Terhadap Persentase Karkas, Persentase Deposisi Daging Dada, Persentase Lemak Abdominal Dan Kolesterol Daging Ayam Pedaging. Fakultas Bioteknologi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Shiriki, D., Igyor. M.A. and Gernah, D.I. 2015. Nutritional eyaluation of complementary food formulations from maize, soybean and Nutrion sciences, 6, 494-500.
Sihombing, D.T.H. 2006. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.
Siti W. N., Bidura I. G. N. G. 2017. Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Ferfermentasi Melalui Air Minum Untuk Meningkatkan Produksi Dan Menurunkan Kolesterol Telur Ayam. Majalah ilmiah Fakultas Peternakan. Universitas Udayana. Denpasar.
Sjorfan, O. 2008. Efek penggunaan tepung daun kelor (Moringa Oleifer, Lam) dalam pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor.
Syarifudin, N.A. 2017. Daun Kelor Sebagai Pakan Ternak. Cetakan ke-1 Penerbit UPT.
Tillman, A. D., S. Prawirodiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 2005. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta










