Pengaruh Tepung Apu-Apu (Pistia stratiotes) Mensubstitusi Sebagian Ransum Basal Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Pada Ternak Babi Peranakan Landrace Fase Grower
The Effect Of Partially Apu-Apu Flour (Pistia stratiotes) As A Substitution To Basal Ration To Dry Matter And Organic Matter Digestibility Of Landrace Pig Grower
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v3i4.745Keywords:
daging babi, tepung apu-apu, konsumsi, kecernaan, bahan kering, bahan organikAbstract
Penelitian ini telah dilaksanakan di Dusun Neketuka, Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten
Kupang selama 8 minggu dimulai dari tanggal 29 September – 02 Desember 2020. Tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui pengaruh tepung apu-apu (Pistia stratiotes) sebagai substitusi sebagian ransum basal terhadap
konsumsi bahan kering dan kecernaan bahan kering, konsumsi bahan organik dan kecernaan bahan organik ternak
babi peranakan landrace fase grower. Materi yang digunakan adalah 12 ekor ternak babi peranakan landrace,
berumur 3-4 bulan yang memiliki bobot badan awal 36-58 kg dengan rataan 48,17 kg (KV=15,27%). Penelitian
ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan
adalah R0: 100% ransum basal (kontrol), R1: tepung apu-apu mensubstitusi 5% ransum basal, R2: tepung apuapu
mensubstitusi 10% ransum basal dan R3: tepung apu-apu mensubstitusi 15% ransum basal. Variabel yang diteliti
adalah konsumsi bahan kering dan kecernaan bahan kering, konsumsi bahan organik dan kecernaan bahan organik. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tepung apu-apu mensubstitusi ransum basal 5%, 10% dan
15% berbeda tidak nyata (P > 0,05) terhadap konsumsi bahan kering dan kecernaan bahan kering, konsumsi bahan organik dan kecernaan bahan organik. Disimpulkan bahwa tepung apu-apu dapat mensubstitusi ransum basal
sampai 15%.
Kata kunci: Babi, tepung apu-apu, konsumsi, kecernaan, bahan kering, bahan organik
ABSTRACT
This research was conducted in Neketuka Hamlet, Baumata Timur Village, Taebenu District, Kupang Regency
for 8 weeks starting from 29 September - 02 December 2020. The research objective was to determine the effect
of water lettuce flour (Pistia stratiotes) as a partial substitution of basal ration on dry matter consumption and dry
matter digestibility, organic matter consumption and organic matter digestibility of landrace pigs grower. The
material used was 12 landrace breed pigs, 3-4 months old which had an initial body weight of 36-58 kg with an
average of 48.17 kg (CV = 15.27%). This study used a randomized block design (RBD) with 4 treatments and 3
replications. The treatments used were R0: 100% basal ration (control), R1: water lettuce flour substituted 5%
basal ration, R2: water lettuce flour substituted 10% basal ration and R3: water lettuce flour substituted 15% basal
ration. The variables studied were dry matter consumption and dry matter digestibility, organic matter
consumption and organic matter digestibility. The results of statistical analysis showed that water lettuce flour
substituted for 5%, 10% and 15% basal rations were not significantly different (P > 0.05) on dry matter
consumption and dry matter digestibility, organic matter consumption and organic matter digestibility. It was
concluded that water lettuce flour can substitute for the basal ration up to 15%.
Keywords: Pigs, water lettuce flour, consumption, digestibility, dry matter, organic matter.
References
Amatiran AL, Aryanta IMS dan Maranatha G. 2018. Penggunaan tepung kulit pisang terfermentasi terhadap konsumsi, kecernaan bahan kering dan bahan organik pada ternak babi. Jurnal Nukleus Peternakan. 5 (2): 92 – 98.
Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Unggas. Jakarta: Universitas Indonesia.
Astiti. 2019. Pengaruh tepung apu-apu (Pistia stratiotes) terhadap performan dan pendapatan ayam kampung super. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. 5 (1): 21-26.
Basri M. 2019. Pengaruh pemberian tepung apu-apu (Pistia stratiotes) terhadap persentase karkas dan protein daging pada ayam kampung super. Skripsi. Jurusan Ilmu Peternakan. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.
Gaspersz V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Armino Bandung. Pp: 1 427.
National Research Countil.1998. Nutrient Requirement of Swine. 10th ed: National academy Press. Washington, D.C. Pp: 1-212.
Poluan WR, Montong PRRI, Paath JF dan Rawung VRW. 2017. Pertambahan berat badan, jumlah konsumsi dan efisiensi penggunaan pakan babi fase grower sampai finisher yang diberi gula aren (Arenga pinnata Merr). Jurnal Zootek. 37 (1): 50-61.
Prasetyo AB, Caribu HP, Titin W. 2013. Kecernaan in vitro bahan kering dan organik serta konsentrasi VFA total pada pakan kambing yang disuplementasi saccharomyces cerevisiae. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(1):1-9.
Puger AW, Suasta IM, Astawa PA dan Buaarsa K. 2015. Pengaruh penggantian ransum komersial dengan ampas tahu terhadap kecernaan pakan pada babi ras. Majalah Ilmu Peternakan. 18 (1): 22 – 25.
Ronald R, Tulung B, Mandey J S, Regar M. 2016. Penggunaan eceng gondok (Eichhornia crassipes) terfermentasi dalam ransum itik terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik. Jurnal zootek. 36(2): 372-378
Saleh E, Dwi NSYP dan Jeffrienda. 2005. Pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap performan ayam broiler. Jurnal Agribisnis Peternakan. 1 (1): 14- 16.
Sanda MMY, Sembiring S dan Dodu T. 2019. Pengaruh penggunaan tepung daun katuk (Sauropus Androgynus L. Merr) dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada ternak babi. Jurnal Peternakan Lahan Kering. 1 (4): 498 – 507.
Siagian HP. 1999. Manajemen Ternak Babi. Diktat Kuliah Jurusan Ilmu Produksi Ternak.Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sihombing DTH. 2010. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
Sitompul R, Erwan E dan Saleh E. 2020. Pemanfaatan tepung daun apu-apu (Pistia stratiotes) dalam ransum basal terhadap organ pencernaan ayam ras pedaging. Jurnal Peternakan. 17 (1): 17 – 24.
Sutama, INS. 2005. Pengaruh suplementasi kapu-kapu (Pistia stratiotes L) dalam ransum terhadap kolesterol pada serum dan daging ayam kampung. Skripsi.Universitas Udayana Bali.Bali.
Wasahla. 2015. Analisis senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak tumbuhan apu-apu (Pistia stratiotes). Skripsi. Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Indralaya.
Wilson JR, Kennedy PM. 1996. Plant and Animal constraints to voluntary feed intake associated with fibre characteristics and particle break down and passage in ruminants. Aust. J. Agric. Res. 47 (2): 199- 225.
Yudhistira S. 2013. Pengaruh Penggunaan daun apu-apu (Pistia stratiotes) hasil fermentasi aspergillus niger dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan beni ikan nilem (Osteochilus hasselti). Jurnal Akuatika, 6 (2): 118- 127.










