Pengaruh Penambahan Tepung Feses Sapi Terfermentasi dalam Ransum terhadap Bobot Badan Akhir, Produksi Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB)
The Effect of Addition Fermented Cattle Feces Flour in the Ration in Final Body Weight, Carcass Production and Abdominal Fat of Balitnak Superior Native Chicken
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v4i1.886Keywords:
Ayam kampung, bobot badan akhir, karkas, lemak abdominal, non karkas, tepung feses sapi terfermentasiAbstract
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung feses sapi terfermentasi dalam
ransum basal terhadap bobot badan akhir, produksi karkas dan lemak abdominal ayam Kampung Unggul Balitnak
(KUB). Materi yang digunakan adalah 80 ekor ternak ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB). Metode percobaan
yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu:
R0: ransum basal + 0% tepung feses sapi terfermentasi (control); R1: ransum basal 90% + 10% tepung feses sapi
terfermentasi; R2: ransum basal 80% + 20% tepung feses sapi terfermentasi; dan R3: ransum basal 70% + 30%
tepung tepung feses sapi terfermentasi. Variabel yang diteliti adalah bobot badan akhir, persentase karkas,
persentase non karkas dan persentase lemak abdominal. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan
tepung feses sapi terfermentasi dalam ransum basal berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot badan akhir,
persentase karkas, dan non karkas, namun berbeda nyata (p<0,05) terhadap persentase lemak abdominal.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan tepung feses sapi terfermentasi dalam ransum hingga level
30% mampu menghasilkan bobot badan akhir dan persentase karkas tidak berbeda dengan ransum tanpa
penambahan tepung feses sapi terfermentasi serta mampu menurunkan persentase lemak abdominal.
Â
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the effect of the additon of fermented cattle feces flour in the basal
ration on final body weigth, carcass production and abdominal fat of Balitnak superior native chicken (KUB). The
material used were 80 head of Balitnak superior native chicken (KUB). The experimental method used was a
completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replications. The treatments tried were: R0: basal
ration + 0% fermented cattle feces (control); R1: 90% basal ration + 10% fermented cattle feces; R2: 80% basal
ration + 20% fermented cattle feces; R3: 70% basal ration + 30% fermented cattle feces. The variables studied
were final body weight, carcass percentage, non-carcass percentage and abdominal fat percentage. The results of
the analysis of variance showed that the use of fermented cow feces flour in the basal ration had no significant
effect (P>0.05) on final body weight, carcass percentage, and non-carcass, but significantly (p<0.05) on abdominal
fat percentage. The conclusion of this study were that the addition of fermented cattle feces flour in the ration up
to a level of 30% could produce the final body weight and the percentage of carcass was not different from the
ration without the addition of cattle feces flour fermented and managed to reduce the percentage of abdominal fat.
Keywords: Abdominal fat, carcass, fermented cattle feces flour, final body weight, free-range chicken, noncarcass,
non-carcass
References
Abdullah, Abdullah Y., Nafez A. Al-Beitawi, Murad M.S. Rjoup, Rasha I. Qudsieh, and Majdi A.A. Ishmais. 2010. “Growth Performance, Carcass and Meat Quality Characteristics of Different Commercial Crosses of Broiler Strains of
Chicken.†Journal of Poultry Science 47 (1): 13–21.
Antara, I. M., G. A. M. K. Dewi, &, and I. K Wiyana. 2017. “Pengaruh Pemberian Kulit Buah Naga Terfermentasi Dengan Saccharomyces Cerevisiae Dalam Ransum Terhadap Karkas Ayam Kampung Umur 10 Minggu.†Jurnal Peternakan Tropika 5 (2): 189-200.
Apritar, R. R. 2012. “Optimalisasi Penggunaan Kombinasi Dan Interval Pemeberian Ramuan Herbal Cair Terhadap Presentase Karkas Dan Lemak Abdominal Broiler.†UNHAS.
Bakrie, B., D. Andayani, M. Yanis, and D. Zainuddin. 2020. “Pengaruh Penambahan Jamu Ke Dalam Air Minum Terhadap Preferensi Konsumen Dan Mutu Karkas Ayam Buras.†In Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner. Bogor: Puslitbang Peternakan.
Bawono, Galuh Sekar. 2019. “Pengaruh Substitusi Konsentrat Dengan Tepung Silase Keong Mas (Pomacea Canaliculata) Terhadap Kualitas Kimia Daging Ayam Kampung.†Universitas Mercu Buana Yogyakarta., 2019.
Bidura, I.G.N.G. 2007. Aplikasi Produk Bioteknologi Pakan Ternak. Penerbit Udayana University Press. Denpasar: Puslitbang Peternakan.
Cho, J. H., B. J. Min, Y. J. Chen, J. S. Yoo, Q. Wang, J. D. Kim, and I. H. Kim. 2007. “Evaluation of FSP (Fermented Soy Protein) to Replace Soybean Meal in Weaned Pigs: Growth Performance, Blood Urea Nitrogen and Total Protein Concentrations in Serum and Nutrient Digestibility.†Asian-Aust. J. Anim. Sci 20: 1874–79.
Dewanti, R., M. Irhamdan, and Sudiyono. 2013. “Pengaruh Penggunaan Enceng Gondok (Eichornia Crassipes) Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Persentase Karkas, NonKarkas Dan Lemak Abdominal ItikLokal Jantan Umur
Delapan Minggu.†Buletin Peternakan 37 (1): 19–25.
Fitasari, E., K. Reo, Dan, and N. Niswi. 2016. “Penggunaan Kadar Protein Berbeda Pada Ayam Kampung Terhadap Penampilan Produksi Dan Kecernaan Protein.†Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesia Journal of Animal Science) 26 (2): 73–83.
Gaspersz, Vincent. 2006. Total Quality Managemen Untuk Praktisi Bisnis Dan Industri. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Gultom, S. M., and H Supratman. 2012. “Pengaruh Imbangan Energi Dan Protein Ransum Terhadap Bobot Karkas Dan Bobot Lemak Abdominal Ayam Broiler Umur 3-5 Minggu.†Students EJournal 1 (1): 15
Guntoro, S., M. R. Yasa, and J. B. P. N. R. Pesanggaran. 2013. “Pemanfaatan Feses Sapi Untuk Pakan Itik Bali Jantan.†Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 37 (2): 77–84.
Guntoro, S., A.A.N.B.S. Dinata, and I.W. Sudarma. 2015. “Pemanfaatan Feses Sapi Untuk Bahan Ransum Ayam Buras.†Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertaniann (JPPTP) 18 (3): 217–24.
Harisshinta, R. 2009. “Pengaruh Penggunaan Limbah Di Dalam Pakan Terhadap Persentase Karkas, Lemak Abdominal, Kandungan Lemak Daging Dan Berat Organ Dalam Ayam Pedaging.†Fakultas Peternakan. Universitas
Brawijaya Malang.
Iskandar, S, B. Wibowo, E. Juarini, A. Sinurat, and P. Sitorus. 1989. “Budidaya Ayam Buras Di Pedesaan.†Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, 1989. Terhadap Kandungan Protein Kasar Dan Serat Kasar Sebagai Bahan Pakan Alternatif Ikan.†Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan 5.
Jayanata C. E., and Harianto B. 2011. 28 Hari Panen Ayam Broiler. Angro Media Pustaka. Jakarta Selatan.
Kardaya, Dede, and Deden Sudrajat. 2016. “Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Kelapa Dalam Pakan Komersil Terhadap Energi Metabolis Ayam Kampung.†Jurnal Peternakan Nusantara 2 (1): 51–56.
Karlina, H.P., C. Yudi, and Agustono. 2013. “Fermentasi Ampas Kelapa Menggunakan Trichoderma Viride, Bacillus Subtilis, Dan EM4
Kompyang, IP. 2000. “Meningkatkan Mutu Bahan Pakan Melalui Fermentasi.†In Seminar Nasional “Pengembangan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan. Denpasar: Puslitbang Ekonomi PertanianBogor dengan IP2TP.
Mahfudz, L. D., F. L. Maulana, and U. Atmomarsono. 2009. “Karkas Dan Lemak Abdominal Ayam Broiler Yang Diberi Ampas Bir Dalam Ransum.†In Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan. Fakultas Peternakan Universitas Dipenegoro.
Martojo, H., and SS. Mansjoer. 1977. “Produktifitas Ayam Kampung Dan Ayam Persilangan F1 (Native x RIR) Pada Pemeliharaan Dalam Kandang.†In Seminar Ilmu Dan Industri Perunggasan I. bogor: Cisarua.
Muhammad, N. O, and O. O Bukoye. 2009. “Protein Fractions Andamino Acid Profile Of Aspergilus Niger Fermented Terminalia Catapa Seed Meal.†African Journal of Microbiology 3 (3): 101–4.
Nawawi, N. T., and Nurrohmah. 2011. Pakan Ayam Kampung. Jakarta: Penebar Swadaya.
Nelwan, Y., J. R. Leke, F. N Sompie, and J. T. Laihad. 2016. “Pengaruh Penggunaan Minyak Kelapa Dalam Ransum Terhadap Bobot Badan Akhir, Bobot Dan Persentase Karkas, Serta Persentase Lemak Abdominal Pada Ayam Buras Super.†Zootec 39 (2): 293–301.
North, M. O., and D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. Van Nostrand Rainhold. New York.
Rosa, PS., FDE. Faria, F. Dahlke, BS. Vieira, M. Macari, and RL. Furlan. 2007. “Effect of Energy Intake on Performance and Carcass Composition of Broiler Chickens from Two Different Genetic Groups.†Braz J Poult Sci 117–122: 117–22.
Rianza, R., R. Denny, and T. Wiwin. 2019. “Penggunaan Ampas Sagu Fermentasi Sebagai Pakan Ayam Kampung Super Fase Starter.†Jurnal Ilmu Ternak 19 (1): 36–44.
Sanz, M., A. Flores, nd C. Lopez-Bote. 2000. “The Metabolic Use of Calories from Dietary Fat in Broilers Is Affected by Fatty Acid Saturation.†Poult. Sci 41: 61–68.ss
Septiarini, AI. 2004. “Karkas Dan Potongan Komersial Ayam Hasil Persilangan AntaraAyam Pelung Dengan Merawang.†Skripsi.Bogor: Institut Pertanian Bogor. Yang Diberi Jus Daun Pepaya Terfermentasi Dalam Ransum Komersial.†Majalah Ilmiah Peternakan 18 (2).
Shurleff, W, and A. Aoyogi. 1979. The Book of Tempeh Professional Edition. New York.: Harper and Row.
Siregar, A. P., M. Sabrani, and S. Pramu. 1982. Teknik Beternak Ayam Pedaging Di Indonesia. Margie Group. Jakarta.
Soeparno. 1994. Ilmu Dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. 1st ed. Yogyakarta.
Soeparno. 2005. Ilmu Dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. 4th ed. Yogyakarta.
Soeparno. 2015. Ilmu Dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. 6th ed. Yogyakarta.
Sukada, I. K., I. G. N. G. Bidura, Dan, and D. A. Warmadewi. 2007. “Pengaruh Penggunaan Pollard, Kulit Kacang Kedelai, Dan Pod Kakao Terfermentasi Dengan Ragi Tape Terhadap Karkas Dan Kadar Kolesterol Daging Itik Bali
Jantan.†Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Denpasar, Bali.
Sukaryana, Y. 2007. “Optimalisasi Pemanfaatan BIS, Gaplek, Dan Onggok Melalui Teknologi Fermentasi Dengan Kapang Yang Berbeda Sebagai Bahan Pakan Ternak Unggas.†In Laporan Penelitian.
Sukmawati, N. M. S., M. Wirapartha. N. W. Sitti I. P. Sapurna, and N. Ardika. 2015. “Penampilan Dan Komposisi Fisik Karkas Ayam Kampung Dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4).†Bioteknologi 3 (1): 14–19.
Telupere, F. M. 2020. “Penggunaan Feces Sapi Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Dan Reproduksi Ayam Kampung Sabu Dan Semau.†Ternak Tropika Journal of Tropical Animal Production 21 (1): 13–22.
Tillman, A. D., S. Reksohadiprojo, S. Prawirokusumo, S. Lebdosoekojo, Dan, and H. Hartadi. 1991. “Ilmu Makanan Ternak Dasar.†Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Winarno, F.G., and O. Fardiaz. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. PT Gramedia. Jakarta.
Winarno, F. G. 2000. Kimia Pangan Dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Winedar, H, S. Listyawati, and Sutarno. 2006. “Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, Dan Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler Setelah Pemberian Pakan Yang Difermentasi
Zerehdaran, S. A. L. J., A. J. Vereijken, J. A. M. Van Arendonk, and E. H. Van der Waaijt. 2004. “Estimation of Genetic Parameters for Fat Deposition and Carcass Traits in Broilers.†Poultry Science 83 (4): 521–25.
Zulkarnain, ade M. 2008. “Restrukturisasi Perunggasan Dan Pelestarian Ayam Indonesia UntukPengembangan Agribisnis Peternakan Unggas Lokal.†Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner, 23–29.










