Efek Penggunaan Dedak Sorghum terhadap Kandungan Nutrisi Silase Campuran Rumput Kume (Sorghum plumosum Var. Timorense) dan Daun Gamal (Gliricidia sepium)
Effect of the Use of Sorghum Bran On the Nutritional Content of Silage Mixture of Kume Grass (Sorghum plumosum Var. Timorense) and Gamal Leaves (Gliricidia sepium)
DOI:
https://doi.org/10.57089/jplk.v4i1.931Keywords:
daun gamal, dedak sorghum, nutrisi, rumput kume dan silaseAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek penggunaan dedak sorghum pada silase campuran
rumput kume dan daun gamal terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, protein kasar, bahan ekstrak
tanpa nitrogen dan total digestible nutrient. Penelitian ini menggunakan campuran rumput kume dan daun gamal
dengan level dedak sorghum yang berbeda. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan yang diterapkan adalah P0 (75% rumput kume + 25% daun gamal
+ 0% dedak sorghum), P1 (75% rumput kume + 25% daun gamal + 3% dedak sorghum), P2 (75% rumput kume
+ 25% daun gamal + 5% dedak sorghum) dan P3 (75% rumput kume + 25% daun gamal + 7% dedak sorghum).
Variabel yang diukur adalah kandungan bahan kering, bahan organik, protein kasar, bahan ekstrak tanpa
nitrogen dan total digestible nutrient silase campuran rumput kume dan daun gamal. Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA) diikuti dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan bahan kering berkisar 25,58 - 35,15%, bahan organik 84,21 -
85,95%, protein kasar 10,20 - 11,13%, bahan ekstra tanpa nitrogen 45,24 - 47,18% dan total digestible nutrient
61,15 - 66,18%. Hasil analisis statistika menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01)
terhadap kandungan bahan kering silase dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan protein kasar,
bahan ekstra tanpa nitrogen dan total digestible nutrien silase, namun berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap
kandungan bahan organik silase. Disimpulkan bahwa Penggunaan level dedak sorghum dapat meningkatkan
kandungan nutrient silase dan dapat digunakan hingga level 5%.
ABSTRACT
The study aimed to evaluate the effect of using sorghum bran on the silage of mixture of kume grass
and gamal leaves on the content of dry ingredients, organic matter, coarse proteins, nitrogenless extract
ingredients and total digestible nutrients. The study used a mixture of kume grass and gamal leaves with
different levels of sorghum bran. The experimental design used Complete Randomized Design (RAL) with 4
treatments and 4 repeats, the treatment applied was P0 (75% kume grass + 25% gamal leaves + 0% bran
sorghum), P1 (75% kume grass + 25% gamal leaves + 3% bran sorghum), P2 (75% kume grass + 25% gamal
leaves + 5% bran sorghum) and P3 (75% kume grass + 25% gamal leaves + 7% bran sorghum). The variables
measured were the content ofddry ingredients, organiccmatter, coarse protein, nitrogenless extract material and
total digestible nutrient silage mixture of kume grass and gamal leaves. The data obtained was analyzed using
analysis of variance (ANOVA) followed by further tests oftthe Smallest Real Difference (BNT). The
results showed that the content of dry ingredients ranged from 25.58 - 35.15%, organic matter 84.21 - 85.95%,
coarse protein 10.20 - 11.13%, extra nitrogenless material 45.24 - 47.18% and total nutrientible digestible 61.15
- 66.18%. The results of statistical analysis showed that the treatment of very real influence (P<0.01) on the
content of dry silage and a real effect (P<0.05) on the content of coarse protein, extra material without nitrogen
and total digestible nutrient silage, but the effect is not real (P>0.05) on the content of organic silage. It was
concluded that the use of sorghum bran levels in the silage mixture of kume grass and gamal leaves can increase
the nutrient content of silage and it can be used up to 5%.
Keywords: Bran sorghum,gamal leaves,kume grass, nutrition and silage.
References
Anas, dan Syahrir. 2017. “Pengaruh Penggunaan Jenis Aditif Sebagai Sumber Karbohidrat Terhadap Komposisi Kimia Silase Rumput Mulato.†Jurnal Agrisains 18 (1): 13–22. Sarjana Universitas Padjajaran Bandung.
AOAC. 1990. “Official Methods of Analysis Food Compotition; Additives; Natural Contaminants.†Vol. Vol 2. Virginia. USA.
Azizah, Ayuningsih B, and Susilawati L. 2020. “Pengaruh Penggunaan Dedak Fermentasi Terhadap Kandungan Bahan Kering Dan Bahan Organik Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum).†Jurnal Sumber Daya Hewan.
Beku, R, Paga. A, and Lapenangga T. 2014. “Kecernaan Fraksi Serat Pada Kambing Kacang Jantan Yang Mengkonsumsi Rumput Kume Hasil Biokonversi.†Jurnal Ilmu Ternak. Vol. 1.
Bureenok, S, T Namihira, S Mizumachi, Y Kawamoto, and T Nakada. 2006. “The Effect of Epiphytic Lacticacid Bacteria with or without Different by Product from Deffated Rice Bran and Green Tea Waste on Napiergrass (Pennisetum Purpureum Shumach) Silage Fermentation.†J. Sci. Food Agric., no. 86: 1073–77.
Cherney, DJR. 2000. “Characterization of Forage by Chemical Analysis. Dalam Given, D. I., I. Owen., R. F. E. Axford., H. M. Omed. Forage Evaluation in Ruminant Nutrition.†Wollingford: CABI Publishing.
Dami Dato, TO. 1998. “Pengelolaan Rumput Sorghum Plumosumvar. Timorense Kering Dengan Fitrat Abu Sekam Padi (FASP) Terhadap Perubahan Komponen Serat Dan Kecernaannya Secara in Vitro.†Thesis Pasca Sarjana Universitas Padjajaran Bandung
Departemen Kesehatan, Direktorat Gizi RI. 1992. “Daftar Komposisi Bahan Makanan.†Bhartara Karya Aksara. Jakarta.
Ervi, H, and Mega R. 2017. “Kandungan Gamal.†Hasil Analisis Di Laboratorium Nutrisi Dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.
Hartadi, H, Kearl LC, Harris LE, Reksohadiprodjo S, Lebdosoekojo S, and Tillman AD. 1980. “Tabel-Tabel Dari Komposisi Bahan Makanan Ternak Untuk Indonesia.†The International Feedstuffs Institute, Utah Agricultural
Experiment Station. Utah.
Hawusiwa, ES, Wardani AK & Ningtyas DW. 2015. “Pengaruh Konsentrasi Pasta Singkong (Manihot Esculenta) Dan Lama Fermentasi Pada Proses Pembuatan Minuman Wine Singkong.†Jurnal Pangan Dan Agroindustri, no. 3: 147–55.
Laboratorium Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan. 2019. “Analisis Proksimat Kandungan Nutrisi Dedak Sorgum (Sorghum Bicolor L).†Universitas Hasanudin Makasar.
Mugiawati, R. 2013. “Kadar Air Dan PH Silase Rumput Gajah Pada Hari Ke-21 Dengan Penambahan Jenis Aditif Dan Bakteri Asam Laktat.†Jurnal Ternak Ilmiah.
Mullik, ML. 2011. “System Produksi Sapi Gembala Berkelanjutan. Iklim-Tanah- Tanaman-Ternak.†Undana Press Kupang.
Owens, FN, DA Sapienza, and AT Hassen. 2010. “Impat of Nutrient Composition of Feeds on Digestibility of Organic Matter by Cattle: A Review.†Journal of Animals Science 88 (12): E151-69.
Pratiwi, I, Farida F, and Muhtarudin. 2015.“Pengaruh Penambahan Berbagai Starter PadaPembuatan Silase Ransum Terhadap KadarSerat Kasar, Lemak Kasar, Kadar Air, DanBahan Ekstrak Tanpa Nitrogen Silase.†Jurnal
Ilmiah Peternakan Terpadu 3 (3): 116–20.
Raldi, M, Rustandi K, Y. R. L. Tulung, dan S. S.Malalantang. 2015. “Pengaruh PenambahanDedak Padi Dan Tepung Jagung TerhadapKualitas Fisik Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum Cv. Hawaii).†Jurnal
Zootek 35 (1): 21–29.
Ridwan, R, S Ratnakomala, G Kertina, dan Y Widyastuti. 2005. “Pengaruh Penambahan Dedak Padi Dan Lactobacillus Plantarum 1BL2
Dalam Pembuatan Silase Rumput Gajah (Penisetum Purpureum).†Jurnal Media Peternakan-IPB.
Santi, RK, D Fatmasari, SD Widyawati, and WPS Suprayogi. 2012. “Kualitas Dan Nilai Kecernaan InVitro Silase Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Dengan Penambahan Beberapa Akselerator.†Journal Tropical Animal Husbandry 1 (1): 15–23.
Sobowale, AO, TO Olurin, and OB Oyewole. 2007. “Effect of Lactic Acid Bacteria Starter Culture Fermentation of Cassava on Chemical and Sensory Characteristics of Fufu Flour.†Afr J. Biotech, no. 16: 1954–58.
Steel, RGD, and JH Torrie. 1993. “Prinsip Dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik) Penerjemah B. Sumantri.†Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Subekti, G, Suwarno, dan N Hidayat. 2013. “Penggunaan Beberapa Aditif Dan Bakteri Asam Laktat Terhadap Karakteristik Fisik Silase Rumput Gajah Pada Hari Ke-14.†Jurnal Ilmiah Peternakan 1 (3): 831–41.
Sulitstyo, EH, Ifar S, and Erna Y. 2020. “Kualitas Silase Rumput Gadjah ( Penisetum Purpureum) Dengan Penambahan Jus Tape Singkong.†Jurnal Nutrisi Ternak Tropis.
Supratman, H, Setiyatwan H, Budinuryanto DC, Fitriani A, and Ramdani D. 2016. “Pengaruh Imbangan Hijauan Dan Konsentrat Pakan Komplit Terhadap Konsumsi, Pertambahan Bobot Badan Dan Konversi Pakan Domba.â€
Jurnal Ilmu Ternak, no. 16: 31–35.
Tomaszewska MW, JM Mastika, A Djaja Negara, S Gardiner, and and TR Wiradarya. 1993. “Produksi Kambing Dan Domba Di Indonesia.†Sebelas Maret University Press. Surabaya.
Yonathan SW. 2018. “Kandungan Protein Kasar Dan Serat Kasar Silase Paspalum Dilatatum Yang Diberi Level Additive Gula Merah.†Fakultas Peternakan Universitas Mataram. Mataram.










