Pengolahan Dendeng Sapi dan Introduksi Pemasarannya secara Digital untuk Meningkatkan Pendapatan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malaka
Keywords:
beef jerky, digital marketing, enterpreneurship, women union membersAbstract
Salah satu visi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malaka adalah mendorong peningkatan ekonomi keluarga misalnya dengan berwirausaha dendeng sapi. Permasalahannya adalah anggota DWP sebagai mitra PPM belum: 1) terampil mengolah dendeng sapi dan memasarkannya secara digital; 2) mampu membaca peluang usaha tersebut; dan 3) mampu menjadikan dendeng sapi sebagai produk unggulan Malaka. Oleh karena itu, suatu PKM Mandiri pengolahan dendeng sapi telah dilaksanakan sebagai solusinya. Tujuan PKM ini untuk meningkatkan: 1) pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah dendeng sapi dan memasarkannya secara digital serta memperkenalkannya sebagai produk unggulan Malaka. Metode pelaksanaan PKM mencakup penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil PKM menunjukkan bahwa mitra berpartisipasi aktif selama kegiatan PKM sehingga pengetahuan, keterampilan, dan motivasi mereka bertambah dalam mengolah dan memasarkan dendeng sapi secara digital sehingga meningkatkan pendapatan. Mitra pun menyadari bahwa dendeng sapi berpeluang bagus sebagai usaha maupun produk unggulan Malaka. Kesimpulannya PKM ini dapat meningkatkan: 1) pengetahuan, keterampilan, dan motivasi mitra dalam mengolah dan memasarkan dendeng secara digital sehingga meningkatkan pendapatan; 2) kemampuan mitra membaca peluang usaha tersebut; dan 3) memperkenalkan dendeng sapi sebagai produk unggulan Malaka. Disarankan agar mitra dapat merintis dan mengembangkannya sebagai usaha kecil sehingga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan.
Kata kunci: dendeng sapi, Dharma Wanita Persatuan, Kabupaten Malaka, kewirausahaan, pemasaran digital.
ABSTRACT
One vision of Malaka Regency Women Union Members was to encourage members’ economy such as through beef jerky entrepreneurship. Problems faced were they : 1) have less skill in processing beef jerky and marketing it digitally; 2) have not realize yet about the jerky entrepreneuship opportunity; and 3) have no ability to market the jerky as a competitive product. Therefore, a Self-fund Community Joint Program focused on the jerky processing was hold as the problems solving. The program objectives were to increase: 1) the members’ knowledge and skill in processing and marketing it digitally; 2) the members ability in the jerky entrepreneurship; and 3) the members ability to produce the jerky as the regency competitive product. Methods applied were extension, training, mentoring, and evaluation. The result shows that they were participated actively to the program. In conclusion, the members’ knowledge, skill, and motivation in processing and marketing the jerky digitally were increases include their income. They were realized that the jerky has a market prospect. It was suggested that the jerky processing can be developed as a small scale entrepreneurship of the union or the members. The entrepreneurship, then, can employ the unemployment and increase their income.
Key-words: beef jerky, digital marketing, entrepreneurship, Malaka Regency, Women Union Members.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-SA).









