Dampak Aplikasi Teknologi Tepat Guna pada Peternakan Ayam Buras Semi Intensif

Authors

  • Obed Haba Nono Universitas Nusa Cendana
  • Agustinus Konda Malik Universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus Universitas Nusa Cendana

Keywords:

mesin tetas, telur, ayam bermutu

Abstract

Tujuan kegiatan   adalah : 1) memperkenalkan dan aplikasi  rancang bangun Mesin Tetas Modifikasi (MTM); 2). Meningkatkan keterampilan mitra dalam merancang, mengoperasikan mesin tetas modifikasi yang ada; 3). Meningkatkan produksi/populasi ternak ayam buras milik mitra. Luaran dari program ini adalah:  (1)   Aspek  produksi:  ternak ayam i yang bermutu lebih sehat dan produktif, ; (2)Aspek  manajemen  :  Mitra   lebih  mampu  dalam  menata  :  (a) produksi dan kesehatan ternak ayamnya,  (b)  aplikasi mesin  tetas. Metode yang diterapkan adalah pelatihan dan demoplot dari setiap inovasi yang  ditawarkan,  yaitu instalasi  kandang  anak  ayam,  mesin  tetas, pengendalian kesehatan ternak. Kegiatan pendampingan selama 3 bulan. Sejumlah hasil  kegiatan PKm berupa   :  1) kandang ayam (anak dan dewasa),  mesin  tetas,   ternak  ayam bermutu,  2)   kandang anak dan aplikasi mesin tetas, meningkatkan produktivitas anak ayam naik sebesar 3-4xlipat  , mesin tetas  berdampak  efisiensi  waktu,   produktivitas  dan  mutu  ayam meningkat (s/d 250%) ;3)  Peningkatan populasi sebesar 300%; 4) Peningkatan  penerimaan/pendapatan mitra dari penjualan  telur menjadi Rp. 1.350.000 dari Rp. 570.000,- (naik 137%); Dari penjualan ayam muda (walaupun baru 30 % yang dijual) menjadi Rp. 20.740.000,- dari sebelum kegiatan PKm yang hanya sebesar Rp. 6.912.000,- per tahun atau meningkat sebesar 300% dan selanjutnya tentu akan meningkat; 4). Volume penjualan ternak  meningkat dari 4-6 ekor per hari menjadi sebesar 12-14ekor per hari atau meningkat sebesar 133- 300 persen.

Kata  kunci    mesin  tetas,  telur, ayam bermutu

 

Abstract

The objectives of the activity were to: 1) introduce the modificated hatch  machine (MHM)  to Luri mandang  group (20 members) so that >80% able to design, operate and maintenance it. The number hatchery projected more than &0 %; (2) increase the population number  in shor time math with market demand (market share); (3) increase the net working among university with the other stakeholders as like as society, government, NGO and etc. The advantages of this programs applicated  were have to match with the aims, name ly: (1) increasing  of the parters skill for MHM in design, operate and maintenance of MHM, 2) population increasing; (3) ability to production pattern math with the disease problems and market share or that pattern. The three methods was used, namely: (1) extention (lecture and discussion); (2) Plot demonstration and (3) Participative methods (PRA).  As result of this program, based on interview and measure and directly observation, showed that: (1) population increase are 300 percent;. (2) increased the oductivity of chicks by 3-4 times, hatching machines have an  impact  on  time  efficiency,  increased  productivity  and  quality  of chickens (up to 300%); (4)  Income increase from : eggs sell are  IDR 1.350.000 from IDR. 570.000 and from chickens sel are   (from .IDR 6.912.000 become  IDR 20.740.000)  in 6 months; 5) Turn over in sales increase are 133 till 300 percent.

Key  words: modified hatching  machines,  eggs, chickens

Author Biographies

Obed Haba Nono, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Perikanan dan Kelautan

Agustinus Konda Malik, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Perikanan dan Kelautan

Marthen Yunus, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Perikanan dan Kelautan

References

BPS NTT, 2021. Produksi Daging ayam kampong tahun 2019-2021 https://ntt.bps.go.id/indicator/24/597/2/produksi-daging-unggas-menurut-kabupaten-kota.html

https://www.google.com/searchq=laju+pertumbuhan+penduduk+kota+waingapu+2019+-2021&rlz=1C1CHBD_idID989ID989&oq=laju+pertumbuhan+penduduk+kota+waingapu+2019+-2021&aqs=chrome.0.69i59.15363j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8

Chambers, R. 1996. PRA (participatory Rural Appraisal). Memahami Desa Secara Partisipatif. Penerbit Kanasius Jogjakarta.

Djatmika & E. Suginarti (1988). Beternak Ayam Kampung CV.Siniplex – Jakarta.

Djohani, R. 1996. Berbuat Bersama Berperan Setara. Acuan Penerapan Participatory Rural Appraisal. Studi Driya. Bandung.

Irawan, A. H. dkk, 1985. Teknologi Pedesaan Mesin Penetas Telur Meningkatkan Produktifitas Ayam Buras.

Ndoen, B. ,2016. Rancang Bangun Alat Tetas Telur Dengan Sistem Penyimpanan Panas Sekam Padi, Stereform, Gaswell. Karya Ilmiah. Politani Negeri Kupang.

Nono, O. H. A.K Malik, F U Datta, D. B.Osa 1998. Pelatihan dan Percontohan Penataan Produksi Dan Pemasaran Hasil Usaha Ayam Buras Intensif Di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang. Laporan Penerapan IPTEKS.

Nono, O. H. 2016. Aspek Ekonomi Usaha Ayam Buras Skala Keluarga Di Pedesaan Makalah. Dalam kegiatan PKm pada masyarakat lengkar kampus dan sehamparan –dana LPPM Undana

Nono, O. H.,2022. Manajemen Penetasan dalam usaha Ayam Buras . Makalah Ini Di Sampaikan Pada Pelatihan Intensifikasi Pemeliharaan Ayam Buras Di Kecamatan Kelapa Lima – Kota Kupang – Kegiatan PKm dari LPPM Undana .

Soedjarwo, E. 2000. Membuat Mesin Tetas Sederhana Cetakan XXII. Penerbit Swadaya Jakarta.

Downloads

Published

2022-10-20

How to Cite

Nono, O. H., Malik, A. K., & Yunus, M. . (2022). Dampak Aplikasi Teknologi Tepat Guna pada Peternakan Ayam Buras Semi Intensif. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Petani, 3(2), 408–420. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/jpmp/article/view/t1479

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>