Pemanfaatan Teknologi Silase dan Ammoniasi untuk Meningkatkan Produksi Ternak Ruminansia di Kelompok Tani Maju Bersama, Kelurahan Naioni, Kota Kupang

Authors

  • Imanuel Benu Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Yohanis Umbu L. Sobang Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Maritje A. Hilakore Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Thomas Mata Hine Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Henderiana L. L. Belli Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Kirenius Uly Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Agus A. Nalle Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Yohanes Djegho Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Solvi Mariana Makandolu Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • H. T. Handayani Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

amoniasi, ketrampilan, pengetahuan, pengolahan pakan, silase

Abstract

The present extension service was conducted in “maju bersama†farm group in Naioni village, Kupang city, East Nusa Tenggara to desiminate both knowledge and technologies to farmers as producers. This technical advice was aimed to increase knowledge and siklls of farmers in utilizing the abundance forages during wet season and processing it in both silage and amonniated feed and fed to the animals in dry season where feed is limited. The extension service was run in several stages including sosialisation, materials preparation, technical advice and evaluation. This program has created positive changes of the capability and skills of farmers in utilising and processing the forages as high quality feed. However, the ongoing mentoring is essentially needed to help farmers to increase their capacities and consequently will improve animal productivity in East Nusa Tenggara province.

 Key words: Ammoniation, Feed processing, Knowledge, Silage, Skill

 

Abstrak

 Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kelompok tani “maju bersamaâ€, Kelurahan Naioni Kota Kupang dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani peternak dalam pengolahan pakan ternak sebagai upaya untuk memperpanjang masa simpan sekaligus menigkatkan kualitas pakan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan termasuk sosialisasi, persiapan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan ini telah merubah dan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani peternak dalam memanfaatkan hijauan pakan yang tersedia pada musim hujan dan diolah dalam bentuk silase dan amoniasi. Namun demikian, pendampingan yang berkelanjutan akan sangat membantu petani peternak dalam peningkatan kapasitas mereka yang berakibat pada peningkatan produktivitas ternak di daerah NTT.

 Kata kunci: Amoniasi, Keterampilan, Pengetahuan, Pengolahan pakan, Silase

References

Aruwayo, A. (2018). Use of Urea Treated Crop Residue in Ruminant Feed. International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 4(7), 54–64. https://doi.org/10.31695/ijasre.2018.32794

Ilham, N. (2006). Analisis Sosial_Nyak Ilham. Analisis Kebijakan Pertanian, 4(70), 131–145.

Jelantik, I G. N. 2001. Improving Bali cattle (Bos sondaicus) production through protein supplementation. PhD. Thesis. The Royal Veterinary and Agricultural University, Copenhagen. Denmark.

Jelantik, I. G. N., Manggol, Y. H., Malelak, G. E. M., Benu, I., Jeremias, J., dan Leo-Penu, C. L. O. (2019). Penerapan Teknologi suplementasi untuk menekan angka kematian pedet dan meningkatkan produktivitas Sapi Bali di Desa Oefafi Kabupaten Kupang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan. https://doi.org/10.35726/jpmp.v4i1.257

Jones, C. M., Heinrichs, A. J., Roth, G. W., and Ishler, V. A. (2004). From harvest to feed: Understanding silage management.

Kapa, M. M. J., and Henuk, Y. L. (2018). Economic Performance of local beef cattle development under rice field in the dryland area of Kupang Regency, Indonesia. International Journal of Scientific & Engineering Research, 9(January), 2–7. Retrieved from http://www.ijser.org

Muck, R. E. (1988). Factors Influencing Silage Quality and Their Implications for Management. Journal of Dairy Science, 71(11), 2992–3002. https://doi.org/10.3168/jds.S0022-0302(88)79897-5

Oladosu, Y., Rafii, M. Y., Abdullah, N., Magaji, U., Hussin, G., Ramli, A., and Miah, G. (2016). Fermentation Quality and Additives : A Case of Rice Straw Silage, 2016.

Rasby, R. J., Rush, I. G., Ward, J., and Klopfenstein, T. (1989). Ammonia Treatment of Low Quality Forages Ammonia Treatment of Low Quality Forages.

Seiichi, C., Hisao, C., and Masuo, Y. (2005). A Guide for Silage Making and Utilization in the Tropical Regions. Japan Livestock Technology Association, (March).

Sengar, S.S. and P.K, Naik. (2000). Ammoniation of Crop Residues. The Journal of Remount and Veterinary Crops. Vol. 39. No.3

Downloads

Published

2020-10-15

How to Cite

Benu, I., Sobang, Y. U. L., Hilakore, M. A. ., Mata Hine, T., Belli, H. L. L., Uly, K., Nalle, A. A., Djegho, Y., Makandolu, S. M., & Handayani, H. T. (2020). Pemanfaatan Teknologi Silase dan Ammoniasi untuk Meningkatkan Produksi Ternak Ruminansia di Kelompok Tani Maju Bersama, Kelurahan Naioni, Kota Kupang. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Petani, 1(2), 131–141. Retrieved from https://ejurnal.perpustakaan-undana.com/index.php/jpmp/article/view/t553

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>